BLITAR — Sebanyak 37 atlet futsal muda Kabupaten Blitar mengikuti seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur pekan lalu.
Namun dari dua kelompok umur yang dikirimkan U-16 dan U-19 belum ada atlet yang berhasil lolos hingga tahap akhir seleksi. Padahal, seleksi itu demi menjaga asa di tim nasional.
Pelatih tim futsal Kabupaten Blitar, Febri Wahyu mengatakan, seleksi tersebut berlangsung selama empat tahap dan diikuti puluhan atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Untuk kategori U-16, pihak Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Blitar mengirimkan 18 atlet.
Dari jumlah, lima anak lolos ke tahap kedua, dua anak ke tahap ketiga, tapi belum bisa menembus tahap terakhir.
"Hal serupa juga terjadi di kategori U-19. Pada seleksi yang digelar Rabu—Kamis kemarin itu, Kabupaten Blitar mengirim 19 atlet. Tiga anak sempat bertahan hingga tahap ketiga, tapi di tahap keempat belum berhasil,” ujar Febri.
Dia melanjutkan, meski belum berhasil lolos, Febri menegaskan pihaknya tidak kecewa dan justru menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk pembinaan ke depan.
Pihaknya sudah sepakati bersama orang tua atlet untuk melakukan pembinaan jangka panjang.
Latihan akan rutin digelar minimal seminggu sekali, guna meningkatkan kualitas pemain.
Febri menyebut program pembinaan tersebut akan difokuskan pada persiapan jangka panjang menghadapi berbagai ajang seperti Kejurprov, Porprov, dan Liga Futsal Nusantara.
Selain menyiapkan tim daerah yang solid, Asosiasi Futsal Kabupaten Blitar juga berkomitmen menyalurkan pemain potensial ke tingkat lebih tinggi.
Baca Juga: 10 Hotel Termahal di Indonesia 2025, Tarif Menginap Capai Rp340 Juta per Malam
“Tujuan akhirnya tentu agar atlet-atlet muda Kabupaten Blitar bisa berkontribusi untuk tim PON Jawa Timur maupun timnas futsal Indonesia,” tegasnya.
Selain fokus pada pembinaan pemain, Asosiasi Futsal Blitar juga meningkatkan kompetensi pelatih.
Apalagi, pihaknya baru saja menggelar workshop untuk pelatih futsal tingkat SMP agar seluruh pelatih satu visi dan memiliki program latihan yang seragam.
Dengan langkah ini, pihaknya berharap pembinaan futsal di Kabupaten Blitar bisa berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kalau pembinaan sejak usia dini dilakukan dengan benar, kualitas pemain kita pasti meningkat,” pungkasnya.(jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah