BLITAR - Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus mengebut sejumlah pekerjaan proyek infrasttruktur, terutama proyek strategis. Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin bersama jajaran dinas terkait terus memantau sejumlah proyek pembangunan strategis yang menjadi prioritas kerja tahun ini.
Salah satunya adalah proyek pembangunan kantor baru Kelurahan Tanggung. Pemantauan dilakukan secara terbuka sesuai dengan peraturan untuk memastikan seluruh proyek berjalan sesuai rencana. “Kami memantau beberapa pekerjaan prioritas pemerintah kota. Kegiatan ini kami lakukan bersama untuk memastikan pelaksanaan proyek di lapangan berjalan baik dan sesuai aturan,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan, progres pembangunan diketahui menunjukkan hasil positif. Proyek pembangunan kelurahan yang seharusnya mencapai 48 persen, kini sudah berada di angka 57 persen. ”Progresnya justru lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Diharapkan sebelum batas waktu berakhir pada 21 Desember, pekerjaan sudah bisa diselesaikan,” jelas wali kota yang akrab di sapa Mas Ibin ini.
Meski demikian, dia tetap menekankan pentingnya memperhatikan aspek konstruksi agar hasil pembangunan dapat bertahan lama. Dia menjelaskan bahwa lahan yang digunakan sebelumnya merupakan area persawahan yang diuruk sehingga berpotensi mengalami penurunan tanah (ambles) bila tidak dikerjakan dengan benar.
”Karena lokasinya dulu sawah yang diuruk, kami tekankan agar konstruksinya benar-benar kuat dan sesuai standar. Bangunan yang dibuat harus kokoh dan tahan lama agar bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
Menurut Mas Ibin, pemerintah akan terus melakukan pengawasan lapangan secara rutin hingga seluruh proyek strategis rampung. “Kami terus awasi agar pekerjaan benar dikerjakan sesuai standar dan tentu mengedepankan kualitas,” tandasnya.
Selain proyek pembangunan kantor kelurahan, proyek prioritas lainnya adalah revitalisasi drainase di Jalan Kali Brantas. Revitalisasi tersebut bertujuan untuk mengatasi banjir yang selama ini melanda ruas Jalan Kali Brantas setiap curah hujan tinggi. Pemkot melalui dinas PUPR akan membuat sudetan baru untuk membuang air ke kali lahar.(mg2/c1/sub) (*)