Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Diduga Depresi, Perempuan Blitar Nekat Akhiri Hidup dengan Tabrakkan diri ke KA Matarmaja

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 28 Oktober 2025 | 01:22 WIB
TRAGIS: Polisi dan polsuska kereta api mengevakuasi perempuan yang mengalami kecelakaan dengan KA Matarmaja, pada Senin (27/10/2025).
TRAGIS: Polisi dan polsuska kereta api mengevakuasi perempuan yang mengalami kecelakaan dengan KA Matarmaja, pada Senin (27/10/2025).

BLITAR – Warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, dihebohkan dengan peristiwa kecelakaan kereta api (KA) Matarmaja dengan seorang perempuan 56 tahun, Senin (27/10/2025) pagi.

Dia ditemukan di timur Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 176, dalam kondisi sudah tidak  bernyawa dengan tubuh yang tidak utuh. Jenazah perempuan ini awalnya ditemukan tanpa identitias, hanya ditemukan cincin, kalung, anting, uang Rp 20 ribu dan motor Honda Beat dengan nomor polisi AG 4956 KDB.

Namun, setelah petugas inafis Polres Blitar melakukan identifikasi, diketahui dia bernama Sujinah, warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro.

Yoga Agus Pratama, petugas JPL 176 mengaku, melihat ada seorang perempuan yang lari dari sawah menuju kereta api yang lewat. Dia sengaja melihat ke timur karena memonitor KA Matarmaja yang melintasi jalur perlintasan yang dijaganya.

“Saya sebenarnya berniat meneriaki. Namun, apa daya jarak saya dengan lokasi kejadian cukup jauh 200 meter dan kejadiannya begitu cepat. Tiba-tiba perempuan itu lari lalu langsung tengkurap dengan posisi melintangkan diri di rel, hingga akhirnya ditabrak KA Matarmaja,” ujarnya, yang ditemui di lokasi kejadian.

Lokasi mendadak ramai oleh warga yang penasaran dengan adanya peristiwa tersebut.

KA Matarmaja juga sempat berhenti kurang lebih lima menit. Proses evakuasi menunggu tim inafis Polres Blitar untuk dilakukan identifikasi.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi menjelaskan, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 09.07 WIB. Saat kejadian, Sujinah berada di sekitar jalur rel dan diduga tertabrak langsung oleh kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Benar, Senin 27 Oktober 2025 sekitar pukul 09.07 WIB, telah terjadi kecelakaan KA Matarmaja yang menabrak seorang perempuan di JPL 176 Garum,” katanya.

Awalnya, identitas Sujinah belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas maupun dokumen pribadi. Namun, melalui alat Inafis Portable System dari Unit Identifikasi Polres Blitar, petugas akhirnya berhasil mengungkap identitas korban.

Ternyata merupakan warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro. Kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan. Di lokasi kejadian, awalnya petugas hanya menemukan sebuah kunci kendaraan milik korban, namun kendaraan yang dimaksud tidak ditemukan di sekitar area perlintasan.

Baca Juga: Rapel Gaji Pensiunan 2025 Dibuka Taspen, Jutaan Purnabakti Siap Terima Kenaikan Hingga 12 Persen

“Namun setelah ditelusuri, motor ditemukan di sekitar lokasi bersama beberapa perhiasan,” tambahnya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti peristiwa tersebut. Pihak Satreskrim Polres Blitar juga telah turun ke lokasi untuk memastikan apakah kejadian ini merupakan kecelakaan murni atau terdapat unsur lain.

“Penyebabnya masih dalam proses penyelidikan oleh satreskrim. Menurut keterangan, bahwa Sujinah akhir-akhir ini terlihat banyak masalah yang membebani pikirannya, sehingga dimungkinkan korban ingin mengakhiri hidupnya,” pungkasnya. (jar/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#JPL #kecelakaan #tabrakkan diri #perempuan #KA matarmaja #depresi