BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui dinas perpustakaan dan kearsipan (dinperpusip) terus berkomitmen meningkatkan kegemaran membaca dan budaya literasi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Sejumlah program inovatif diluncurkan pada 2025 sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan, peningkatan literasi menjadi bagian penting dalam misi pemerintah daerah. Melalui berbagai program layanan, dinperpusip berupaya menjadikan literasi sebagai gerakan sosial yang melekat di semua lapisan masyarakat.
“Dinperpusip tidak hanya fokus pada pengelolaan perpustakaan, tapi juga mendorong partisipasi masyarakat agar gemar membaca dan menulis sejak dini,” ujarnya.
Beberapa program unggulan yang digencarkan antara lain Layanan Mobil Perpustakaan Keliling (MPK), Program Literasi Sekolah, dan Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah. Ketiga program ini menjadi ujung tombak peningkatan kegemaran membaca anak di era digital.
Mulai November 2025, layanan MPK membuka lapak baca di area car free day (CFD) setiap Minggu pagi di pintu masuk Alun-Alun Kota Blitar agar akses masyarakat terhadap bahan bacaan semakin luas.
Sementara itu, program Literasi Sekolah di Perpustakaan Kota Blitar diikuti pelajar SD dan SMP dengan berbagai kegiatan menarik, seperti read aloud, pemutaran film edukatif, tur ruang layanan, serta inovasi “3M” (membaca, menulis, menceritakan).
Tujuannya menumbuhkan minat baca sekaligus kreativitas siswa dalam menulis dan bercerita.
Untuk memperkuat ekosistem literasi, dinperpusip juga mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan di sekolah. Melalui pelatihan bertema “Excellent Service sebagai Upaya Peningkatan Layanan Perpustakaan”, para pengelola perpustakaan sekolah dibekali keterampilan dalam mengelola layanan agar lebih menarik bagi pemustaka.
Kepala dinperpusip, Yudha Budiono menambahkan, tahun ini dinperpusip juga menorehkan prestasi membanggakan di bidang kearsipan. Kota Blitar berhasil meraih Penghargaan Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dengan skor 91,59 kategori AA (Sangat Memuaskan).
“Penghargaan diserahkan pada Senin (20/10/2025) di Jakarta oleh Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan ANRI, Wiwi Diana Sari, kepada Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono,” ungkapnya.
Dalam momentum yang sama, wali kota juga mengukuhkan Bunda Literasi Kota Blitar, Kharisa Rizqi Umami, untuk periode 2025–2030. Bunda Literasi akan berperan sebagai figur teladan dan penggerak utama dalam kampanye gemar membaca, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun masyarakat luas.
“Dengan hadirnya Bunda Literasi dan berbagai inovasi program dinperpusip, kami optimistis literasi di Kota Blitar akan terus tumbuh. Literasi bukan sekadar membaca, tapi membentuk karakter generasi emas yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” tegasnya.(sub/c1) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah