Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mantan Wali Kota Blitar Ini Disebut Masuk Kandidat Calon Ketua DPC PDIP, Begini Tanggapannya

M. Subchan Abdullah • Selasa, 4 November 2025 | 17:49 WIB

 

Mantan Wali Kota Blitar Ini Disebut Masuk Kandidat Calon Ketua DPC PDIP, Begini Tanggapannya
Mantan Wali Kota Blitar Ini Disebut Masuk Kandidat Calon Ketua DPC PDIP, Begini Tanggapannya

BLITAR - Masuknya nama mantan Wali Kota Blitar M. Samanhudi Anwar dalam bursa penjaringan calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota cukup mengejutkan. Pasalnya, pria yang juga mantan ketua DPC PDIP Kota Blitar itu sempat “dihapus” namanya dari partai moncong putih paska beberapa kejadian yang menimpanya, khususnya yang membuatnya berhadapan dengan aparat hukum.

Dibalik itu, informasinya dua pengurus anak cabang (PAC) di Kota Blitar justru telah mengusulkan namanya, sebagai bakal calon Ketua DPC PDIP Kota Blitar ke depannya. “Saya merasa terkejut, tapi juga merasa senang dan siap jika memang dipanggil kembali dan dipercaya memimpin DPC PDIP Kota Blitar. Saya sudah mendengar informasinya bahwa dua PAC mendukung saya,” ungkap M. Samanhudi Anwar kepada Koran ini Senin (3/11/2025).

Menurut dia, hati dan darahnya selalu merah, dan telah melekat kuat nama PDIP. Kalau memang mayoritas kader dan masyarakat masih menginginkan dan membutuhkannya, dia tidak pernah menutup pintu untuk menjadi pengurus partai yang sudah digawanginya sejak 40 tahun lalu itu.

“Saya tidak ingin menyodorkan diri dan seolah-olah terlalu menggebu-gebu untuk memimpin DPC PDIP Kota Blitar. Tetapi kalau memang saya dibutuhkan partai, dan karena saya juga selalu lekat dengan PDIP, tentu saya harus siap sebagai kader,” ungkapnya.

Namun dia menyadari, bahwa untuk menjadi ketua DPC Kota Blitar tetap melalui proses panjang, dari daerah, ke dewan pimpinan daerah (DPD) Jawa Timur, kemudian pleno kembali di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Sehingga siapapun yang terpilih ada di tangan DPP dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Saya tidak ingin berandai-andai, karena proses pemilihan ini butuh proses panjang. Saya pribadi siap, saya sebagai kader harus siap. Keputusan ada di pusat,” terangnya.

Terkait track record yang banyak dipertanyakan oleh beberapa pihak, dia meminta agar semua pihak untuk melihat sejarah perjalanan, fakta, dan pengalaman selama memimpin DPC PDIP dan Kota Blitar. Hingga berbagai program dan kebijakan yang ditorehkan selama menjadi pengurus DPC PDIP Kota Blitar.

Track record yang mana dulu, silahkan lihat seperti apa saya saat memimpin DPC PDIP dan sebagai wali kota saat itu. Bagaimana perhatian saya kepada masyarakat dan warga kurang mampu. Silahkan kritisi berbagai program dan kebijakan saya dulu,” tegasnya.

Dia berharap, Blitar Raya ke depannya kembali menjadi kandang banteng. Karena dirinya merasa ironis dan kecewa, ketika justru PDIP kalah di kandangnya sendiri. Dia melihat banyak hal yang harus dievaluasi di internal pengurus, terlalu banyak perpecahan, serta “ketidakpahaman” pengurus sendiri dalam memahami gerak spirit dan visi-misi partai.

“Saya optimistis PDIP akan Berjaya lagi di Blitar, asalkan ada evaluasi dan instropspeksi. Pihak DPP harus melihat kembali sosok, karakter, dan sejarah seorang kader, sebelum nantinya dipilih untuk membesarkan kembali PDIP, khususnya DPC Kota Blitar ini,” tandasnya. (mg2/ady) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#partai moncong putih #M Samanhudi Anwar #ketua dewan pimpinan cabang #mantan wali kota blitar #PDIP Kota Blitar #calon