Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ramai Kasus Keracunan, Pemkot Blitar Terus Awasi Ketat Mutu dan Keamanan MBG Lewat Satgas Khusus Ini

M. Subchan Abdullah • Kamis, 6 November 2025 | 22:35 WIB
DIJAMIN AMAN: Aktivitas petugas di dapur MBG Kota Blitar beberpa waktu lalu.
DIJAMIN AMAN: Aktivitas petugas di dapur MBG Kota Blitar beberpa waktu lalu.

BLITAR KAWENTAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memperketat pengawasan mutu makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satunya dengan menggencarkan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di dapur-dapur penyedia.

Untuk diketahui, ada sekitar 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di Kota Blitar. Langkah inspeksi ini menjadi tindak lanjut dari pelatihan penjamah makanan yang sebelumnya digelar untuk seluruh petugas dapur.

“Proses pengecekan dan pengawasan oleh ILK ini sangat penting dan bakal dilakukan secara berkelanjutan,” jelas kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) sekaligus anggota Satgas MBG Kota Blitar, Heru Eko Pramono, Kamis (6/11/2025).

Menurut dia, pelaksanaan IKL ini bukan sekadar gerakan formalitas, melainkan bagian penting dari keberlanjutan MBG, dan juga untuk proses penerbitan Surat Rekomendasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang harus dikantongi oleh masing-masing SPPG.

“Tim satgas sudah melakukan inspeksi di sepuluh dapur SPPG yang beroperasi. IKL ini bentuk pengawasan langsung agar seluruh proses pengolahan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar dan mutu pangan tetap terjamin,” tegasnya.

Dari hasil inspeksi, ungkap Heru, bakal dilakukan proses evaluasi. Karena, setiap dapur wajib meraih nilai minimal 80 poin agar dinyatakan laik higiene sanitasi dan kemudian menerima SHLS.

Jika ditemukan catatan perbaikan, tim akan melakukan pendampingan serta evaluasi ulang hingga standar terpenuhi.

“Tak hanya sekedar pengawasan dan evaluasi, tapi satgas juga bakal melakukan pendampingan pada SPPG yang memiliki catatan perbaikan, hingga dinyatakan benar-benar laik mutu,” bebernya.

Sementara itu, Koordinator Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Kesmas) UPT Labkesda Kota Blitar, Rostiwi Endah Yuliastuti, mengakui bahwa proses pengawasan bakal dilakukan secara rutin melalui pengambilan sampel bahan mentah, makanan matang, air, hingga swab peralatan memasak.

“Semua sampel diperiksa di labkesda untuk memastikan tidak ada kontaminasi dan seluruh dapur tetap memenuhi standar higienitas dan benar-benar terjaga,” tegasnya. (mg2/c1/ady)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#Makan Bergizi Gratis #dapur SPPG #keracunan mbg #satgas #Kota Blitar #Awasi Ketat #Pemkot Blitar