Blitar – Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, mengkhawatirkan kondisi cuaca melakukan inspeksi mendadak (sidak) di proyek pembangunan jalan beton penghubung Desa Slorok–Karangrejo, Kecamatan Garum, Kamis (6/11).
Jambul biru didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta warga setempat, Beky meninjau langsung proses pengecoran jalan yang ditargetkan rampung hari itu juga.
Beky mengatakan, proyek jalan sepanjang 264 meter tersebut menelan anggaran sebesar Rp. 854 juta. Jalan itu dibangun dengan beton berstandar SNI, agar kualitasnya kuat dan tahan lama meski sering dilalui kendaraan berat.
“Tadi kami ukur, hasil pekerjaannya sudah sesuai SNI, kualitasnya bagus,” ujarnya di lokasi.
Baca Juga: Polisi Blitar Siaga Peralatan hingga Personel untuk Hadapi Bencana Dampak Cuaca Ekstrem
Meski di tengah musim hujan, para pekerja tetap digenjot agar target penyelesaian proyek bisa terpenuhi. Bahkan, untuk mengantisipasi kerusakan akibat hujan, permukaan jalan yang baru dicor langsung ditutup dengan plastik.
“Kami sampai turun langsung karena khawatir kalau penanganannya kurang pas. Tapi ternyata pekerja sudah menyiapkan plastik untuk menutup beton saat hujan turun. Jadi aman,” jelasnya.
Beky menyebut, pemerintah daerah terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama jalan desa, agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara luas. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya pembangunan agar hasilnya maksimal.
Baca Juga: Ramai Kasus Keracunan, Pemkot Blitar Terus Awasi Ketat Mutu dan Keamanan MBG Lewat Satgas Khusus Ini
“Kami menghimbau warga Kabupaten Blitar ikut mengawal kegiatan pembangunan. Karena ini semua untuk kepentingan bersama. Ke depan, kami akan fokus pada perbaikan dan peningkatan jalan di seluruh wilayah,” tegasnya.
Beky berharap proyek tersebut segera rampung dan bisa segera dimanfaatkan masyarakat. “Doakan agar pembangunan jalan ini cepat selesai dan bisa digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.
Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana