Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

SPN Polda Gorontalo Miliki Sejumlah Terobosan Program untuk Wujudkan Polisi Presisi dan Dicintai Rakyat

Yanu Aribowo • Jumat, 7 November 2025 | 16:57 WIB
VISIONER: Kepala SPN Polda Gorontalo, Kombes Pol Agus Widodo SIK MH, menginisiasi program kepedulian sosial bertajuk ”Hidup Bersama Warga”.
VISIONER: Kepala SPN Polda Gorontalo, Kombes Pol Agus Widodo SIK MH, menginisiasi program kepedulian sosial bertajuk ”Hidup Bersama Warga”.

 

BLITAR - Dalam upaya mewujudkan polisi yang presisi dan dicintai rakyat, Sekolah Polisi Negara (SPN) Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah mengimplementasikan arahan Kapolri, Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo Msi, dalam program kepedulian sosial (live in) bertajuk ”Hidup Bersama Warga”.

PROGRAM ini merupakan sebuah terobosan dalam pendidikan karakter calon anggota Polri sebelum diterjunkan melayani masyarakat. Program yang diinisiasi Kepala SPN Polda Gorontalo, Kombes Pol Agus Widodo SIK MH, berlangsung pada Jumat (10/10/2025) hingga Minggu (12/10/2025) lalu.

Dampak positif yang dirasakan sangat luar biasa, baik dari sisi calon anggota Polri maupun dari masyarakat yang terlibat langsung dengan program Hidup Bersama Warga. Sebab, masyarakat merasa dihargai hingga melihat sisi humanis para calon anggota  Polri.

Selama tiga hari, para siswa bintara Polri SPN Polda Gorontalo harus tinggal bersama keluarga prasejahtera. Tanpa ada keistimewaan bagi calon anggota Polri, mereka harus berbaur dengan masyarakat. “Program Hidup Bersama Warga ini merupakan pembelajaran langsung. Siswa harus tinggal dan berinteraksi dengan masyarakat dengan berbagai karakternya,” jelas Kombes Pol Agus Widodo.

Selain berinteraksi di lingkungan rumah tangga, calon anggota Polri juga berinteraksi dengan warga di lingkungan tempat ibadah hingga panti sosial. Dengan berbagai karakter orang dan lingkungan yang berbeda, mereka diharapkan mampu lebih memahami kehidupan sosial masyarakat dengan berbagai permasalahannya.

Perwira menengah (pamen) yang merupakan pendidik utama SPN Polda Gorontalo ini berharap melalui program ini bisa tertanam kepedulian sosial yang tinggi, mampu berempati, hingga tumbuh jiwa sebagai pelayan masyarakat yang tulus sebelum lulus dari SPN Polda Gorontalo. Tujuan utama program ini adalah memperkaya latihan fungsi teknis kepolisian yang sudah mereka dapatkan selama masa pendidikan.

“Fungsi teknis kepolisian itu penting, tapi jauh lebih penting adalah membentuk hati dan karakter para calon anggota Polri sebelum mereka terjun melayani masyarakat,” ungkap pria yang pernah menjabat Wakapolres Blitar Kota periode 2011-2012 ini.

Melalui program Hidup Bersama Warga, para siswa SPN Polda Gorontalo harus merasakan langsung berbagai tantangan hidup yang dilalui para keluarga prasejahtera, mulai petani, pedagang sayuran, hingga nelayan. Bagaimana keluarga prasejahtera mengais rezeki setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidup dirasakan langsung para calon anggota Polri.

Mereka berinteraksi langsung membantu sesuai dengan kebutuhan ”orang tua asuh” selama tiga hari. “Harapannya, para siswa mampu lebih menghargai berbagai eleman masyarakat yang nantinya mereka layani. Saat ini, dengan merasakan kesulitan yang dialami ‘orang tua asuh’, mereka diharapkan mampu menjadi pelindung dan pengayom sejati bagi masyarakat,” ujar pamen kelahiran Semarang ini.

Harapannya, melalui program yang merupakan model pendidikan karakter berkelanjutan mampu melahirkan generasi personel Polri yang profesional, berintegritas, dan menjadi abdi utama bagi nusa dan bangsa.

Selain itu, program ini juga dirancang untuk memangkas jarak antara aparat dan masyarakat yang menjadi salah satu pemicu munculnya arogansi kekuasaan. “Kami ingin lulusan SPN Polda Gorontalo tidak hanya gagah dalam seragam, tetapi juga rendah hati dalam pelayanan,” tegas Kombes Pol Agus Widodo.

Untuk mendukung implementasi program Hidup Bersama Warga telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama (PKS) antara SPN Polda Gorontalo dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo tentang Proyek Perubahan Mengenai Pelaksanaan Kegiatan Live-in untuk Meningkatkan Kepedulian Sosial Peserta Didik Polri melalui Pendekatan Kolaboratif Polri dan Pemerintah Daerah, pada Rabu (22/10/2025) lalu.

Penandatanganan PKS ini bertujuan mewujudkan sinergitas antara SPN Polda Gorontalo dan Pemkab Gorontalo dalam pembinaan karakter peserta didik Polri.

Harapannya, bisa menjadi pilot project pendidikan karakter yang diadopsi oleh seluruh SPN di Indonesia. Selain itu, program Hidup Bersama Warga ini merupakan bagian dari kegiatan pendidikan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 64 Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) dengan judul ”Strategi Optimalisasi Peran dan Fungsi Lembaga Polri dalam Peningkatan Kepedulian Sosial”. (hms/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#spn #polisi #program #polda gorontalo