BLITAR - Rendahnya minat baca di kalangan anak-anak membuat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusip) Kota Blitar terus menggencarkan layanan baca buku lewat Mobil Perpustakaan Keliling (MPK). Salah satu upaya yang dilakukan dengan memperluas sasaran lapak baca gratis di area car free day (CFD).
Pelayanan MPK di CFD merupakan bagian dari inovasi dalam menumbuhkan minat baca masyarakat. Lapak baca di CFD ini sudah bisa dimanfaatkan mulai November.
Kepala Dinperpusip Kota Blitar, Yudha Budiono mengatakan, kehadiran MPK di CFD menjadi salah satu upaya menghadirkan perpustakaan yang lebih dekat dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak. “Layanan ini kami buka agar masyarakat bisa menikmati buku di ruang terbuka, sambil berolahraga atau bersantai di CFD,” jelasnya, Minggu (9/11/2025).
Lapak baca MPK hadir setiap hari Minggu pukul 06.00–09.00 WIB tepatnya di pintu masuk Alun-Alun Kota Blitar. Di sana, pengunjung CFD dapat membaca berbagai koleksi buku secara gratis. Mulai dari buku pengetahuan umum, cerita anak, hingga bacaan edukatif ringan.
Menurut Yudha, layanan MPK bukan hal baru bagi dinperpusip. Selama ini, mobil baca keliling sudah rutin menjangkau peserta didik mulai dari TK, SD, hingga SMP pada hari kerja (Senin–Jumat).
Sementara pada akhir pekan, layanan MPK biasa hadir di area Sport Center dan Kebon Rojo. “Nah, mulai bulan ini kami tambah titik layanan baru di CFD supaya lebih banyak masyarakat yang bisa kami jangkau,” imbuhnya.
Selain menyediakan bacaan gratis, MPK juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau lembaga yang ingin mengundang layanan keliling tersebut ke sekolah atau komunitas. Caranya cukup mudah, yakni bersurat ke Dinperpusip Kota Blitar. “Semua layanan MPK ini gratis. Kami ingin mempermudah akses literasi bagi masyarakat,” tegas Yudha.
Dia menambahkan, lapak baca MPK di CFD difokuskan untuk meningkatkan minat baca anak-anak, terutama di tengah gempuran teknologi digital. Banyak anak kini lebih akrab dengan gawai ketimbang buku. Karena itu, dinperpusip berupaya menghadirkan alternatif kegiatan positif yang tetap menyenangkan.
“Harapannya, anak-anak bisa kembali melihat buku sebagai jendela ilmu pengetahuan. Melalui MPK ini, kami ingin menumbuhkan kembali budaya membaca sejak dini,” ujarnya.
Beragam buku bacaan anak-anak menjadi koleksi utama di lapak tersebut. Mulai dari buku cerita bergambar, ensiklopedia mini, hingga komik edukatif yang disesuaikan dengan usia pembaca. “Buku-buku ini kami pilih khusus agar anak-anak tertarik membaca dan mendapatkan pengetahuan baru dari setiap halamannya,” tutur Yudha.(sub/c1) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah