BLITAR – Kabar gembira bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 kembali cair hari ini, Senin (10/11/2025). Berdasarkan hasil cek saldo PKH BPNT tahap 4, pencairan terbaru telah berlangsung di berbagai daerah melalui sejumlah bank penyalur, termasuk BNI, BRI, dan BSI.
Pencairan kali ini membawa angin segar bagi ribuan KPM di berbagai wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta. Warga penerima diimbau segera mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing, sebab dana sudah mulai masuk secara bertahap sejak awal pekan ini.
Menurut laporan yang beredar di sejumlah kanal sosial media dan forum KPM, beberapa daerah telah mengonfirmasi adanya saldo masuk di rekening KKS. “Alhamdulillah, PKH tahap 4 BNI cair hari ini di Bekasi Rp600 ribu,” demikian kabar yang disampaikan salah satu penerima manfaat di Jawa Barat.
Dari hasil cek saldo PKH BPNT tahap 4 yang diterima redaksi, Bank BNI menjadi bank penyalur yang paling banyak menyalurkan dana di tahap ini. Daerah-daerah yang sudah mencatat pencairan di antaranya Bekasi, Cirebon, Kuningan, dan Indramayu.
Untuk wilayah Bekasi, KPM menerima bantuan sebesar Rp600 ribu per penerima. Di Cirebon dan Kuningan, jumlah yang cair sama, yakni Rp600 ribu. Sementara di Indramayu, nominal bantuan mencapai Rp750 ribu. Angka ini menyesuaikan dengan komponen keluarga yang terdaftar dalam data PKH, seperti ibu hamil, anak sekolah, atau lansia.
Tak hanya di Jawa Barat, Bank BNI juga mencatat pencairan di wilayah Jawa Timur. Di Probolinggo, dana PKH tahap 4 cair dengan nominal Rp650 ribu per KPM. Pencairan dilakukan langsung melalui mesin ATM atau agen e-warong yang telah ditunjuk oleh pihak bank.
Selain BNI, cek saldo PKH BPNT tahap 4 juga menunjukkan adanya pencairan di Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Untuk wilayah Jakarta Utara, Bank BSI telah menyalurkan bantuan dengan nominal Rp1,1 juta per KPM. Sementara itu, di beberapa daerah lain, BRI juga dilaporkan mulai mencairkan dana untuk penerima di luar Pulau Jawa.
Penyaluran bantuan oleh BRI dan BSI menjadi kabar baik bagi daerah yang sebelumnya belum tersentuh pencairan. Artinya, proses distribusi tahap 4 kini makin meluas dan merata ke berbagai provinsi. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap agar tidak menumpuk di satu waktu.
Meski sebagian daerah sudah menikmati pencairan, masih ada wilayah yang belum mendapatkan giliran. Pihak Kemensos mengingatkan bahwa mekanisme penyaluran dilakukan secara bergelombang, tergantung proses verifikasi data penerima dan kesiapan bank penyalur.
Bagi KPM yang belum cair, disarankan rutin melakukan cek saldo PKH BPNT tahap 4 melalui mesin ATM, agen bank, atau aplikasi resmi masing-masing bank. “Mohon bersabar, karena pencairan dilakukan bertahap, tidak serentak,” ujar sumber yang akrab dengan program bansos tersebut.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap oknum atau informasi palsu yang menjanjikan percepatan pencairan dengan imbalan uang. Seluruh proses penyaluran bansos PKH dan BPNT bersifat gratis tanpa biaya administrasi apa pun.
Dengan cairnya PKH BPNT tahap 4 menjelang akhir tahun, banyak penerima manfaat berharap bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok di tengah naiknya harga bahan pangan. Program ini juga diharapkan menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah.
Pemerintah menegaskan, dana bantuan sosial ini diharapkan dimanfaatkan secara bijak. KPM diimbau memprioritaskan kebutuhan pokok seperti sembako, kesehatan anak, dan pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, laporan pencairan terus berdatangan dari berbagai daerah. Warga diimbau terus memantau informasi resmi dari Kemensos RI atau kanal resmi bank penyalur seperti BRI, BNI, dan BSI untuk memastikan jadwal pencairan berikutnya.
Editor : Anggi Septiani