BLITAR – Kabar gembira datang bagi para penerima bantuan sosial. Berdasarkan hasil cek saldo PKH BPNT tahap 4 malam ini, Minggu (9/11/2025), dana bantuan kembali cair di sejumlah daerah. Pencairan kali ini didominasi oleh Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bank penyalur utama untuk program bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Informasi yang beredar menyebutkan, saldo bantuan mulai masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sejak malam ini. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Jawa Barat, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta telah mengonfirmasi bahwa dana sudah bisa dicairkan.
“Alhamdulillah, saldo PKH tahap 4 BNI sudah masuk malam ini. Saya di Bekasi dapat Rp600 ribu,” tulis salah satu penerima dalam grup media sosial penerima bansos. Kabar serupa juga datang dari berbagai daerah lainnya.
Dari hasil pemantauan lapangan dan laporan para KPM, penyaluran PKH BPNT tahap 4 melalui Bank BNI sudah berlangsung di beberapa wilayah besar. Daerah yang sudah cair di antaranya Bekasi, Cirebon, Kuningan, Indramayu, Probolinggo, Cimahi, Bandung, dan Jakarta Utara.
Untuk wilayah Bekasi, warga menerima bantuan sebesar Rp600 ribu per KPM. Di Cirebon dan Kuningan, nominal yang diterima sama, yaitu Rp600 ribu. Sedangkan di Indramayu, penerima mendapatkan bantuan lebih besar, yakni Rp750 ribu.
Sementara itu, di wilayah Jawa Timur, pencairan PKH tahap 4 juga sudah masuk untuk KPM di Probolinggo dengan nilai Rp650 ribu per penerima. Di Jakarta Utara, bantuan cair lebih besar, mencapai Rp1,1 juta per KPM. Jumlah ini bervariasi tergantung komponen keluarga penerima, seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, atau disabilitas.
Meski banyak daerah sudah menerima pencairan, Kemensos menegaskan bahwa proses pencairan PKH BPNT tahap 4 dilakukan secara bertahap dan tidak serentak di seluruh Indonesia. Hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan jadwal penyaluran antarbank serta tahapan verifikasi data penerima bantuan.
“Bagi yang belum cair, mohon bersabar. Pencairan dilakukan bertahap, tergantung kesiapan data dan bank penyalur di tiap daerah,” ujar sumber dari jaringan pendamping PKH di lapangan.
Kemensos memastikan bahwa semua KPM yang sudah terdaftar akan tetap menerima haknya sesuai jadwal yang telah ditentukan. Oleh karena itu, masyarakat diminta rutin melakukan cek saldo PKH BPNT tahap 4 melalui mesin ATM, agen e-warong, atau aplikasi mobile banking resmi BNI.
Menjelang akhir tahun 2025, pencairan PKH BPNT tahap 4 ini menjadi kabar yang sangat dinanti. Banyak penerima berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama menghadapi kenaikan harga sembako menjelang Natal dan Tahun Baru.
Program PKH dan BPNT sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan. PKH diberikan dalam bentuk bantuan tunai yang dapat digunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Sedangkan BPNT disalurkan dalam bentuk bantuan pangan melalui KKS.
“Bantuan ini sangat membantu, apalagi menjelang akhir tahun banyak kebutuhan anak sekolah dan biaya dapur meningkat,” ujar salah satu penerima di Kuningan saat dikonfirmasi.
Selain memastikan proses pencairan berjalan lancar, Kemensos juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi palsu atau oknum yang mengatasnamakan petugas bansos. Seluruh proses penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 4 tidak dipungut biaya apa pun.
KPM diminta hanya mempercayai informasi dari sumber resmi, seperti situs Kemensos.go.id, akun media sosial resmi Kemensos RI, atau pengumuman dari perangkat desa dan kelurahan.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak memberikan data pribadi seperti nomor KKS, NIK, atau PIN kepada pihak yang tidak dikenal. Hal ini penting agar terhindar dari potensi penipuan atau penyalahgunaan data bansos.
Dengan telah cairnya bantuan di sejumlah daerah malam ini, warga diimbau segera melakukan cek saldo PKH BPNT tahap 4 untuk memastikan apakah dana sudah masuk atau masih dalam proses. Bagi yang belum cair, tidak perlu khawatir karena penyaluran terus berlangsung hingga semua KPM menerima haknya.
Pemerintah berharap distribusi bantuan sosial tahap keempat ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Editor : Anggi Septiani