Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bupati Blitar Dorong Kolaborasi Media dan Pegiat Literasi Perkuat Informasi Akurat dan Lawan Hoaks

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 13 November 2025 | 19:48 WIB

Kolaborasi : Pemkab Blitar menggelar gathering bersama awak media di ruang Candi Penataran Pemkab Blitar, (12/11).
Kolaborasi : Pemkab Blitar menggelar gathering bersama awak media di ruang Candi Penataran Pemkab Blitar, (12/11).

Blitar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan insan media dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Blitar Rijanto saat membuka kegiatan Community Media Gathering bertema “Kemitraan Strategis Polres dan Pers: Merajut Informasi Akurat demi Keamanan, Ketertiban, dan Kesejahteraan Masyarakat”, Rabu (12/11).

Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang telah membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, memperkuat rasa aman, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan,” ujar Rijanto.

Baca Juga: Gelar Pahlawan Nasional Beri Tunjangan Rp 50 Juta Per Tahun, Ini Hak Ahli Waris dan Syarat Mendapatkannya yang Diatur Perpres 78 Tahun 2018

Bupati menilai, di tengah derasnya arus informasi digital, media berperan besar dalam menjaga keakuratan informasi. Dia mengingatkan pentingnya melawan hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai penjaga ketertiban dan penyejuk suasana. Sebab. ketika media menyajikan berita dengan akurasi dan integritas, maka kepercayaan publik terhadap aparat dan pemerintah akan semakin kuat.

Rijanto juga berpesan agar insan media terus mengembangkan jurnalisme damai dan membangun, serta mengedukasi publik agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di media sosial.

“Perkuat sinergi antara media, aparat, dan pemerintah daerah. Kemitraan yang solid akan menciptakan sistem informasi publik yang transparan, cepat, dan terpercaya,” tambahnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional ke 10 Tokoh, Ahli Waris Bakal Terima Tunjangan Rp 57 Juta Per Tahun Plus Fasilitas BPJS Kesehatan

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polri yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah

Bupati berharap kegiatan Community Media Gathering dapat mempererat kemitraan antara pemerintah, aparat, dan media dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat Blitar.

“Mari kita jaga kemitraan ini dengan semangat guyub rukun, saling mendukung, dan saling menguatkan. Informasi yang benar, cepat, dan berimbang adalah fondasi bagi Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya,” pungkasnya.

Bupati Blitar Rijanto foto bersama forkopimda di acara Festival Literasi di Dinas Perpustakaan dan Arsi Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar Rijanto foto bersama forkopimda di acara Festival Literasi di Dinas Perpustakaan dan Arsi Kabupaten Blitar.

Sehari Sebelumnya, Bupati Apresiasi Aktivis Literasi Blitar

Bupati Rijanto juga menghadiri Festival Literasi Kabupaten Blitar 2025 dan memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba literasi dan aktivis literasi daerah, Selasa (11/11).

Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa semangat membaca dan menulis merupakan kekuatan besar untuk membangun masyarakat yang cerdas dan berkarakter.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi kemampuan memahami, menganalisis, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ucapnya.

Baca Juga: Prabowo Tetapkan 10 Pahlawan Nasional Baru 2025, Ahli Waris Dapat Tunjangan Rp 57 Juta Per Tahun Plus BPJS Kesehatan

Bupati menyoroti tantangan budaya literasi di era digital, seperti menurunnya minat baca dan maraknya konsumsi informasi singkat di media sosial. Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk kembali membangun budaya membaca di rumah, sekolah, dan komunitas.

Rijanto menegaskan, Pemkab Blitar terus mendorong gerakan literasi melalui penguatan perpustakaan digital, kegiatan pojok baca di desa dan sekolah, serta kolaborasi dengan komunitas literasi.

“Literasi adalah jantung peradaban dan sumber kebijaksanaan. Dengan literasi yang kuat, Kabupaten Blitar akan menjadi daerah yang berdaya dan berjaya,” tutupnya.

Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana
#media #literasi #festival literasi #blitar #pers #hoaks #polres blitar #disinformasi #informasi #Bupati Blitar Rijanto