Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemkot Blitar Borong Empat Penghargaan di ICCF 2025 dan SATA Award

M. Subchan Abdullah • Kamis, 13 November 2025 | 17:02 WIB
Pemkot Blitar Borong Empat Penghargaan di ICCF 2025 dan SATA Award
Pemkot Blitar Borong Empat Penghargaan di ICCF 2025 dan SATA Award

BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui dinas komunikasi, informatika, dan statistik (diskominfotik) kembali menorehkan prestasi membanggakan tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Pemkot berhasil memborong empat penghargaan sekaligus dan diserahkan pada Forum Ekosistem Pemerintah Digital (EPD) Jawa Timur, yang menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 Nusantaraya, di Malang Raya, pada 6–8 November 2025.

Tiga penghargaan berhasil diraih dalam ajang Jatim Public Relations Award (JPRA) 2025, yakni Terbaik I kategori Video Kreatif, Terbaik III kategori Media Sosial, dan Terbaik III kategori Audio Visual. Selain itu, Pemkot Blitar juga menerima SATA Award (Satu Data Award) sebagai Terbaik V Provinsi Jawa Timur atas komitmen dalam pengelolaan data yang terintegrasi dan transparan.

Wujud Komitmen terhadap Inovasi Digital, Keterbukaan Informasi, dan Tata Kelola Data JPRA merupakan ajang bergengsi yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menilai kinerja komunikasi publik perangkat daerah, pemerintah kabupaten, dan kota. Penilaian mencakup berbagai kategori mulai dari website, media sosial, video kreatif, hingga program komunikasi publik yang inovatif.

Sementara itu, penghargaan SATA Award diberikan kepada daerah yang menunjukkan kinerja optimal dalam tata kelola data melalui penerapan prinsip Satu Data Indonesia. Dalam ajang ini, Tim Satu Data Kota Blitar memaparkan berbagai inovasi dan capaian dalam pengelolaan data yang berbasis pemanfaatan dan integrasi antar sektor.

Capaian ini menunjukkan komitmen Pemkot Blitar untuk terus berinovasi, adaptif, dan konsisten memberikan pelayanan terbaik dalam bidang kehumasan serta tata kelola data. Melalui berbagai inovasi dan pemanfaatan teknologi digital, Pemkot Blitar berupaya mewujudkan pelayanan informasi publik yang terbuka, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Empat penghargaan ini, salah satunya juara pertama untuk kategori video kreatif, menjadi bukti bahwa komunikasi dan pemberitaan di Kota Blitar sudah berjalan baik dan berprestasi. Ini akan terus kita tingkatkan agar Kota Blitar semakin Kawentar,” ujar Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin.

Mas Ibin, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa branding Kota Blitar sebagai Kota Anak Muda, kini semakin nyata. Pemerintah daerah terus menata pola komunikasi dan publikasi agar lebih segar, adaptif, dan dekat dengan karakter generasi muda.

“Kami menata tata kelola pemerintahan dengan semangat anak muda. Cara berkomunikasi, gaya bermedsos, semuanya harus aktif dan kreatif. Alhamdulillah, belum genap setahun sudah banyak penghargaan yang kita raih. Ini bukti kerja keras kita semua,” ungkapnya.

Mas Ibin juga menekankan bahwa inovasi komunikasi publik dan tata kelola data bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari strategi besar membangun pemerintahan modern yang responsif terhadap kebutuhan warganya. Kota Blitar tampil di ICCF 2025 dengan Mas Ibin menjadi Narasumber Leaders Forum Pemerintahan Digital Jawa Timur.

Selain menerima penghargaan, Mas Ibin juga hadir sebagai narasumber dalam sesi Leaders Forum, kepala daerah kota/kabupaten yang menjadi bagian dari agenda utama ICCF 2025 Nusantaraya di Malang Raya. Forum ini merupakan wadah strategis yang mempertemukan para kepala daerah dan pemangku kebijakan di tingkat kota dan kabupaten untuk membahas arah pembangunan serta memperkuat masa depan kota kreatif melalui diskusi lintas sektor.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Ibin memaparkan potensi Kota Blitar sebagai kota berkarakter budaya kebangsaan dan kreatif yang terus bertumbuh.

Dia menyoroti kekuatan wisata sejarah dan budaya, program, serta event unggulan yang menghadirkan ruang kolaborasi kreatif serta dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. “Kota Blitar ingin tampil sebagai Kota Anak Muda, Kota Masa Depan. Kita ingin ide-ide kreatif tumbuh, komunitas semakin hidup, dan kreativitas menjadi fondasi pembangunan kota,” ujarnya.

Selain Leaders Forum, kegiatan Forum Ekosistem Pemerintah Digital Jawa Timur juga digelar sebagai ajang berbagi praktik, baik inovasi digital dan strategi transformasi pemerintahan berbasis teknologi antar-kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Tahun ini, forum tersebut dirangkai dengan penganugerahan ICCF 2025 Nusantaraya yang turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya serta utusan khusus presiden Raffi Ahmad.

“Melalui prestasi dan partisipasi aktif dalam forum ini, Pemkot Blitar semakin menegaskan posisinya sebagai kota yang maju secara digital, kreatif dalam komunikasi publik, serta unggul dalam tata kelola data dan ekonomi kreatif,” tandas Mas Ibin. (*/c1/ady) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Provinsi Jawa Timur #Empat Penghargaan #prestasi #Indonesia Creative Cities Festival #Forum Ekosistem Pemerintah Digital #Diskominfotik #Pemkot Blitar