BLITAR – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar menargetkan proses rekam bio visa bagi calon jemaah haji (CJH) rampung pada Ramadan 2026 mendatang. Tahapan ini menjadi salah satu syarat utama sebelum pemberangkatan ke Tanah Suci, sekaligus bagian dari verifikasi biometrik dan administrasi jemaah.
Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Blitar, Mun’im Sufufi menjelaskan, proses rekam bio visa telah resmi dimulai sejak dua minggu lalu. Pihak Kemenag Kabupaten Blitar sudah mulai berlakukan tahap rekam bio visa. "Tahapan tersebut mulai dibuka oleh Kemenag Kabupaten Blitar pada dua minggu lalu,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa rekam bio visa hanya bisa dilakukan oleh calon jemaah yang telah menyelesaikan proses rekam paspor. Syarat rekam bio visa memang harus sudah melakukan rekam paspor terlebih dahulu.
Pelaksanaan rekam bio visa akan terus berjalan hingga menjelang waktu keberangkatan haji. Meski begitu, dia menargetkan agar seluruh proses dapat dirampungkan lebih awal. “Kendati demikian, kami menargetkan hal ini dapat dirampungkan pada bulan puasa 2026 mendatang,” terangnya.
Menurutnya, hingga saat ini pelaksanaan bio visa di Kabupaten Blitar berjalan lancar tanpa kendala berarti. Calon jemaah juga disebut cukup antusias mengikuti seluruh tahapan yang dijadwalkan.
Sejauh ini para CJH lancar dalam melakukan persiapan bio visa. Percepatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh calon jemaah asal Kabupaten Blitar siap secara administrasi sebelum masuk tahap akhir keberangkatan.
Dia berharap pelaksanaan rekam bio visa yang terjadwal dengan baik dapat mendukung kelancaran seluruh proses penyelenggaraan haji 2026. “Kami berupaya agar seluruh tahapan bisa selesai tepat waktu, sehingga saat keberangkatan nanti tidak ada hambatan administratif,” pungkasnya. (kho/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah