BLITAR – Keluarga besar DPRD Kabupaten Blitar menaruh perhatian besar terhadap kesehatan masyarakat Kabupaten Blitar. Anggota dewan bakal terus bersinergi bersama ekskekutif berkomitmen mewujudkan masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat dan hebat.
Bentuk perhatian itu salah satunya diwujudkan dalam kebersamaan memeriahkan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 yang berlangsung di Hutan Pinus Loji, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, pada Rabu (12/11/2025) lalu.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, bersama anggota dewan lainnya hadir di Hutan Pinus Loji dalam peringatan HKN 2025 yang mengusung tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat. Tampak hadir dalam kemeriahan peringatan HKN, antara lain Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso.
Selain itu, hadir juga Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, termasuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, dr Christine Indrawati.
Supriadi mengungkapkan, dalam momen peringatan HKN 2025, anggota dewan tetap berkomitmen membangun sinergi mewujudkan Kabupaten Blitar yang sehat, produktif dan berdaya saing.
Pasalnya, kesehatan adalah fondasi utama dalam pembangunan di Kabupaten Blitar. "Maka dari itu, kami kembali menegaskan DPRD siap sinergi demi mencetak Kabupaten Blitar yang sehat dan bermartabat," tegasnya, Kamis (13/11/2025).
Pria ramah ini menegaskan, pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam urusan anggaran kesehatan yang sesuai dengan tugas dan wewenang. Selama ini, bidang kesehetan juga menjadi atensi para anggota dewan. "Kami akan mengawal kebijakan tentang kesehatan. Bidang kesehatan harus dikawal dan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.
Selain itu, untuk mewujudkan Kabupaten Blitar bebas stunting, legislatif dan ekskekutif, serta semua pihak harus gandeng tangan termasuk masyarakat Kabupaten Blitar. Semua pihak harus bersatu padu bergerak satu suara mencegah stunting.
Langkah itu seleras dengan upaya Pemkab Blitar saat ini yang gencar menurunkan angka stunting. "Dan saya yakin Kabupaten Blitar bisa zero stunting. Semua harus kerja keras," jelasnya.
Dalam momen peringatan HKN 2025 dan upaya mewujudkan Kabupaten Blitar yang sehat, produktif dan berdaya saing, langkah itu harus dibarengi dengan program lain yang masif, serta pemenuhan sarana dan prasarana penunjang bidang kesehatan.
Misalnya, peningkatan layanan puskesmas, hingga pemerataan akses kesehatan tingkat desa di 22 kecamatan se-Kabupaten Blitar. "Kuncinya sinergi antarlembaga. Ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan manusia di Kabupaten Blitar," ungkap Supriadi.
Seperti diketahui, di Hutan Pinus Loji berbagai acara digelar untuk memeriahkan peringatan HKN 2025. Antara lain, lomba program kesehatan, defile tenaga kesehatan, lomba tumpeng dan lainnya. (jar/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah