Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Waspada Pendatang Luar Daerah, Dinkes Kota Blitar Temukan Tiga Kasus Malaria Baru pada November

M. Subchan Abdullah • Jumat, 14 November 2025 | 17:30 WIB

 

Waspada Pendatang Luar Daerah, Dinkes Kota Blitar Temukan Tiga Kasus Malaria Baru pada November
Waspada Pendatang Luar Daerah, Dinkes Kota Blitar Temukan Tiga Kasus Malaria Baru pada November

BLITAR – Penyakit malaria masih mengintai di Bumi Bung Karno. Buktinya,hampir setiap tahun ditemukan kasus penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles ini.

Hingga November ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar mencatat tiga kasus penyakit malaria. Para penderita tersebut bukan hasil penularan lokal, melainkan warga yang baru datang dari luar daerah. Tentu hal ini harus diwaspadai.

Plt Kepala Dinkes Kota Blitar, Dissie Laksmonowati Arlini, menyebutkan bahwa ketiganya adalah warga Kelurahan Karangtengah yang sebelumnya berdomisili di Maluku. Setelah tiba di Blitar, mereka menjalani perawatan di rumah sakit setempat lantaran mengalami gejala malaria.

”Kasus ini kami kategorikan sebagai malaria impor karena sumber penularannya berasal dari luar Kota Blitar. Karena itu, butuh penanganan yang menyeluruh,” jelasnya, Kamis (13/11/2025).

Usai temuan tersebut, tim kesehatan segera turun melakukan penyelidikan epidemiologi. Pemeriksaan dilakukan terhadap keluarga pasien dan warga sekitar tempat tinggalnya. Hasilnya tidak ditemukan tanda penularan malaria di wilayah tersebut.

Meski begitu, langkah pencegahan juga diperkuat lewat pengecekan saluran air dan penyebaran bubuk larvasida di sejumlah titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Anopheles betina, vektor utama penyebab malaria. Maka itu, kebersihan lingkungan menjadi amat penting untuk mencegah penyakit malaria.

“Apalagi ini sudah memasuki musim penghujan. Masyarakat harus aktif untuk  membersihkan lingkungan agar nyamuk tidak berkembang biak,” ujarnya.

Selain malaria, penyakit yang perlu diwaspadai di musim hujan adalah demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini juga disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk tersebut pembawa virus dengue penyebab demam berdarah.

Kemudian, masyarakat juga wajib waspada leptospirosis. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri leptospira. Bakteri ini dapat menyebar dari hewan ke manusia melalui urine, darah, atau jaringan hewan yang terinfeksi, terutama hewan pengerat seperti tikus.

”Biasanya, bakteri ini muncul ketika misal terjadi banjir. Maka itu tetap harus menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (mg2/c1/sub) (*)

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah
Kegiatan diskusi bersama Kepala Desa, BUMDes, dan kelompok petani buah di desa Bayu, Banyuwangi
Kegiatan diskusi bersama Kepala Desa, BUMDes, dan kelompok petani buah di desa Bayu, Banyuwangi
Pelatihan pasca panen buah-buahan
Pelatihan pasca panen buah-buahan
Editor : M. Subchan Abdullah
#penyakit malaria #bumi bung karno #Tiga Kasus #nyamuk anopheles #dinkes kota blitar #luar daerah