BLITAR KAWENTAR – Sumur Amber di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, terus menarik minat wisatawan sejak dibuka untuk umum pada Juni 2022.
Pemandian alami yang berada di bawah tiga pohon beringin besar itu kini menjadi salah satu destinasi yang paling sering dikunjungi warga yang ingin merasakan kesegaran sumber air alami.
Seorang pengunjung, Siti Munawaroh, menyampaikan bahwa Sumur Amber hampir tidak pernah sepi, terutama pada akhir pekan atau libur panjang.
Dia mengaku rutin berkunjung bersama keluarga untuk menikmati kejernihan air yang menjadi ciri khas tempat ini.
“Sumur Amber selalu ramai pengunjung, terutama saat liburan ketika pengunjung mulai berdatangan sejak pagi,” katanya.
Siti menuturkan bahwa daya tarik utama Sumur Amber adalah kondisi airnya yang sangat jernih dan terasa segar.
Menurutnya, pengalaman berenang di sumber alami memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan kolam renang buatan.
“Airnya seger sekali dan jernih. Anak-anak juga senang karena tempatnya aman dan bersih,” ujarnya.
Pengelola Sumur Amber memang menjaga kualitas air dengan rutin menaburkan pasir di dasar kolam agar lumut tidak tumbuh.
Penataan kawasan wisata ini juga terus dikembangkan secara bertahap sejak dibangun menggunakan dana desa dua tahun lalu.
Saat ini terdapat lima kolam dengan kedalaman bervariasi, dua di antaranya untuk dewasa, sementara tiga lainnya diperuntukkan bagi anak-anak.
Baca Juga: Proyek Pembangunan SMPN 6 Blitar Tuntas, Dispendik Ungkap Hasil Evaluasi Pekerjaan Rekanan
Menurut Siti, suasana asri di sekitar lokasi menjadi alasan banyak keluarga menjadikan Sumur Amber sebagai tujuan wisata alternatif.
Dia menyebut fasilitas di lokasi sudah cukup memadai.
“Fasilitasnya juga cukup lengkap. Ada ban pelampung, toilet, gazebo, sampai tempat karaoke. Jadi nyaman kalau datang ramai-ramai,” jelasnya.
Selain memberikan peluang hiburan, Sumur Amber juga membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Banyak rumah warga yang kini dimanfaatkan untuk parkir dan membuka warung makan.
Biaya masuk yang hanya Rp 5.000 per orang disebut Siti sangat terjangkau untuk ukuran wisata keluarga.
“Menurut saya, harganya pas. Tidak mahal, tapi tempatnya bagus,” tambahnya.
Siti berharap ke depan pengelolaan Sumur Amber semakin ditingkatkan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga.
Dia menilai kawasan tersebut berpotensi menjadi destinasi unggulan jika pengembangan dilakukan konsisten.(kho/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah