BLITAR – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui kegiatan bakti sosial yang digelar pada Jumat (14/11/2025). Berbagai bantuan diberikan kepada komunitas ojek online, PPNPN internal kantor, serta Yayasan Panti Asuhan Al-Kamal di Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi.
Kegiatan bakti sosial itu menjadi rangkaian Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Kemasyarakatan yang pertama. Hal ini menandai kedekatan Imigrasi Blitar dengan masyarakat sehingga tidak hanya dalam bentuk pelayanan. Namun juga pemberian tali asih kepada orang yang membutuhkan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian instansi terhadap masyarakat sekitar. Tidak hanya menyasar internal, tetapi juga komunitas yang memiliki peran penting di lingkungan sosial.
“Bakti sosial ini adalah wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin keberadaan Imigrasi Blitar tidak hanya dirasakan dalam pelayanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial,” ujar Aditya.
Dalam kegiatan tersebut, Imigrasi Blitar menyalurkan sekitar 300 kilogram beras, 50 liter minyak goreng, serta kebutuhan pokok lain yang dikemas dalam 36 paket sembako. Selain itu juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim di Panti Asuhan Al-Kamal. Tentu bantuan itu diharapkan bisa digunakan dengan baik.
Tak berhenti pada pemberian paket sembako, jajaran Kantor Imigrasi Blitar turut membantu renovasi musala yang berada di lingkungan panti asuhan. Renovasi meliputi pengecatan dan perbaikan genting sebagai upaya menciptakan tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman.
“Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat memperkuat hubungan Imigrasi Blitar dengan masyarakat sekaligus membawa keberkahan bagi semua pihak,” ungkapnya.
Aditya menegaskan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh unsur internal, mulai pejabat struktural hingga staf. Hal itu menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam lingkungan kerja Imigrasi Blitar.
“Seluruh jajaran ikut terlibat. Harapannya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah