Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persiapan Masa Angkutan Nataru, KAI Daop 7 Madiun Ganti Wesel di Stasiun Blitar

M. Subchan Abdullah • Senin, 17 November 2025 | 18:32 WIB

 

 

JAMIN KESELAMATAN: Teknisi jalan rel dan jembatan KAI mengganti wesel di Stasiun Blitar untuk menjaga agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman, Minggu (16/11/2025).
JAMIN KESELAMATAN: Teknisi jalan rel dan jembatan KAI mengganti wesel di Stasiun Blitar untuk menjaga agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman, Minggu (16/11/2025).

BLITAR – Pemeliharaan sejumlah sarana dan prasarana perkeretaapian ditingkatkan menjelang masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu dilakukan untuk menjamin keselamatan para penumpang dan awak kereta api (KA). 

Salah satu langkah pemeliharaan yang dilakukan oleh KAI Daerah Operasi 7 Madiun yakni mengganti wesel di Stasiun Blitar. Penggantian ini sebagai bagian dari peningkatan keselamatan perjalanan kereta api. Komponen wesel yang diganti adalah Wesel Nomor 8 pada KM 122+600/700, salah satu titik yang menjadi pengatur perpindahan jalur kereta.

Penggantian ini masuk dalam rangkaian perawatan prasarana yang dijalankan rutin setiap tahun. KAI menyebut peremajaan wesel diperlukan agar seluruh perangkat kendali perjalanan tetap berada dalam kondisi optimal.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, wesel merupakan perangkat vital yang tidak boleh mengalami gangguan sedikit pun. Karena itu, butuh pemeliharaan yang optimal agar perjalanan KA tetap aman dan nyaman.

”Ya, wesel berfungsi mengatur perpindahan jalur KA. Karena itu kondisinya harus selalu prima. Penggantian Wesel Nomor 8 ini dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keandalan operasional,” jelasnya, Minggu (16/11/2025).

Dia menegaskan, pekerjaan teknis tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang KAI dalam menghadirkan standar pelayanan yang makin baik. “Aspek keselamatan menjadi prioritas mutlak. Prasarana yang andal adalah dasar perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.

Selama pekerjaan berlangsung, tak menutup kemungkinan terjadi penyesuaian pola operasi dan potensi keterlambatan. Namun, Daop 7 Madiun sudah melakukan pengaturan agar dampaknya tidak signifikan bagi penumpang.

“Kami memohon maaf apabila ada ketidaknyamanan. Segala penyesuaian ini dilakukan demi peningkatan layanan dan keselamatan jangka panjang bagi seluruh pengguna jasa,” katanya.

Daop 7 memastikan kegiatan perawatan prasarana seperti ini akan terus dilakukan secara terencana. Perusahaan berharap peningkatan kualitas infrastruktur dapat memperkuat keandalan layanan kereta api, khususnya di wilayah Blitar dan sekitarnya. Terlebih menjelang masa angkutan Nataru sehingga harus benar-benar disiapkan secara optimal.(mg2/c1/sub) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#perkeretaapian #Sarana dan Prasarana #menjamin keselamatan #KAI #stasiun blitar #Daerah Operasi 7 Madiun #nataru #wesel