Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jalan Rusak di Desa Candirejo Blitar, Pemkab Hanya Siap Perbaikan Tambal Sulam

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 19 November 2025 | 16:47 WIB

 

 

‎NYICIL: Pembenahan jalan rusak di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, dilakukan secara bertahap hingga 2026.
‎NYICIL: Pembenahan jalan rusak di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, dilakukan secara bertahap hingga 2026.

BLITAR – Upaya pembenahan jalan rusak di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, mulai menunjukkan perkembangan. Setelah sebelumnya warga memasang spanduk protes karena kerusakan jalan tak kunjung ditangani, kini pemerintah desa memastikan perbaikan mulai dikerjakan secara bertahap.

‎Perangkat Desa Candirejo, Widya Wibisono menjelaskan, panjang jalan yang dibenahi mencapai sekitar 1 kilometer dan pekerjaan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama berupa pengecoran sepanjang 60 meter telah selesai dikerjakan, sementara bagian lainnya masih menggunakan metode tambal sulam.

“Pembangunannya secara bertahap, yang pertama sudah dicor sekitar 60 meter. Adapun sisanya sampai saat ini masih dilakukan tambal sulam aspal,” jelasnya.

‎Widya menyampaikan, dropping material sudah dilakukan pada pekan lalu sebagai tanda dimulainya proses perbaikan di lapangan. Dropping material yang digunakan dalam pembangunan dilakukan pada Jumat (14/11/2025) lalu. ‎Selanjutnya, pekerjaan tambal sulam untuk bagian barat mulai berjalan sejak Minggu (16/11/2025).

Namun, proses di lapangan sedikit mengalami keterlambatan akibat cuaca. “Untuk pembangunan yang bagian barat (tambal sulam) itu dilakukan mulai hari Minggu kemarin. Memang sedikit molor karena hujan, saya sempat tanya pada yang mengerjakan, katanya tidak berani kalau melakukan pembenahan saat hujan,” ungkapnya.

‎Terkait spanduk protes yang sempat dipasang warga, Widya memastikan warga telah sepakat untuk menurunkannya begitu material perbaikan tiba. Sesuai kesepakatan warga yang pasang banner protes, banner itu dilepas ketika sudah ada dropping material atau realisasi.

Meski progres sudah berjalan, dia belum dapat memastikan waktu penyelesaian tahap sekarang. Namun, ada kemungkinan perbaikan tahap awal dirampungkan tahun ini. “Untuk target waktu finishing-nya kurang paham. Tapi kemungkinan tahun ini sudah selesai,” kata Widya.

‎Sementara itu, pembangunan lanjutan yang lebih permanen dijadwalkan pada 2026. Tahun depan rencananya dicor total sekitar 1 kilometer. "Jadi aspal ini untuk sementara. Nanti 2026 sesuai yang disampaikan oleh PUPR,” pungkasnya. (kho/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#kecamatan ponggok #Perbaikan #pembenahan #Spanduk protes #jalan rusak