BLITAR - Kerja sama antara Koperasi Merah Putih (KMP) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai terealisasi di Kota Blitar. Koperasi menjadi penyuplai kebutuhan dasar yang dibutuhkan pihak dapur MBG.
Ketua Koperasi Merah Putih (KMP) Sukorejo, Marsuko Wahyudiono, memastikan pasokan bahan kebutuhan dapur SPPG di Kota Blitar berjalan lancar. Suplai yang diberikan menyesuaikan permintaan dari masing-masing dapur, termasuk dapur SPPG Tanggung Kota Blitar yang saat ini memasuki minggu operasional kedua.
“Untuk dapur di Tanggung, karena masih minggu kedua, suplai yang masuk baru sekitar 2.000 porsi,” ungkapnya kepada Koran ini Rabu (19/11/2025).
Pengiriman bahan, ujar dia, dilakukan sehari sebelum dapur mulai memasak. Jika kegiatan memasak dijadwalkan Senin, maka seluruh suplai sudah dikirim pada hari Minggu. Untuk dapur Tanggung, Marsuko merinci kebutuhan yang dikirimkan KMP Sukorejo dalam satu kali suplai.
"Kalau beras sekitar 450 kilogram, ayam sekitar 2 kuintal 76 kilogram. Kebutuhan tersebut digunakan untuk operasional dua hari," tambahnya
Saat ini terdapat lima dapur SPPG di wilayah Kabupaten Blitar dan dua dapur di Kota Blitar, yaitu dapur Tanggung dan Terumpu. Setiap dapur memiliki kebutuhan berbeda sehingga suplai disesuaikan dengan permintaan masing-masing titik.
Selain beras dan ayam, KMP Sukorejo juga memasok buah jeruk untuk kebutuhan dapur. Untuk komoditas ini, mereka bekerja sama dengan petani daerah sekitar.
“Jeruk kami ambil dari petani Kabupaten Blitar, terutama dari Wlingi. Di kota sendiri pemasoknya masih sedikit, belum masuk,” jelas Marsuko.
Kepala koperasi juga menyampaikan untuk memastikan seluruh kebutuhan dapur SPPG terpenuhi tepat waktu dan dalam kondisi terbaik. “Kami terus berusaha menjaga kualitas pasokan demi kelancaran dapur-dapur SPPG,” katanya. (mg2/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah