BLITAR – Sejumlah ruas jalan di kawasan Pasar Gambar, Desa/Kecamatan Wonodadi, kembali tergenang air setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (19/11/2025) malam. Genangan air membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pedagang yang beraktivitas di sekitar pasar.
Pada Rabu sore, di kawasan tersebut, hujan berlangsung cukup lama hingga pukul 21.00 WIB dan menyebabkan air tidak dapat segera surut. Titik terparah berada di sisi utara Pasar Gambar. Dampaknya, pada malam hari yang menggenang adalah jalan sebelah utara pasar.
Saat hujan mengguyur, genangan seperti itu sudah menjadi hal yang umum terjadi. “Ya, memang daerah sini biasanya terjadi genangan jika hujan lebat,” jelas Ahmad Zarkoni, salah satu pengendara roda dua yang melintas di kawasan itu.
Dampak genangan juga dirasakan langsung oleh para pedagang maupun pekerja yang berada di sekitar pasar. Siti Munawaroh, penjaga salah satu outlet di kawasan tersebut, mengaku kesulitan pulang karena jalan di sekitar pasar tidak bisa dilewati dengan nyaman. “Kalau sudah ada genangan aksesnya jadi sulit, apalagi kalau pakai motor matik,” ujarnya.
Dia bahkan harus memutar rute perjalanan cukup jauh melintasi kawasan Kelurahan Togogan, Kecamatan Srengat, padahal tempat tinggalnya di wilayah Kecamatan Udanawu. Pada pagi harinya, kondisi masih belum pulih sepenuhnya.
“Tadi pagi masih ada genangan di jalan, tapi sudah mulai bisa dilewati meskipun harus pelan-pelan supaya tidak mengganggu pengendara yang lain,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan tim Radar Blitar di lokasi pada Kamis (20/11/2025), air masih tampak menggenang di ruas jalan sebelah utara dan timur Pasar Gambar. Sementara itu, di bagian barat pasar tidak ditemukan bekas genangan.
Kondisi ini diduga terjadi karena sungai di kawasan tersebut tidak mampu menampung debit air saat hujan deras sehingga air tumpah ke ruas jalan. (kho/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah