Blitar - Program pelatihan yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kembali mendapat respons positif dari peserta. Salah satunya Luluk, warga Kelurahan/Kecamatan Garum, yang merasakan langsung manfaat pelatihan tersebut bagi usaha kuliner rumahan miliknya.
Luluk mengikuti pelatihan pengolahan makanan selama 10 hari pada tahun ini. Dia mengaku mendapatkan banyak ilmu baru, terutama terkait teknik bumbu dan penggunaan penyedap yang tepat untuk meningkatkan cita rasa masakan.
“Menurut saya sangat bermanfaat sekali. Banyak ilmu yang saya dapat, yang sebelumnya saya sama sekali belum tahu. Sekarang jadi lebih paham, contohnya penggunaan penyedap yang pas untuk meningkatkan rasa,” ujarnya.
Perempuan yang memiliki usaha katering kecil-kecilan di rumahnya itu menuturkan, setelah mengikuti pelatihan, pesanan kateringnya semakin ramai. Ia menilai pelatihan yang dibiayai DBHCHT ini memberi dampak nyata pada peningkatan kualitas dan jumlah produksinya.
“Alhamdulillah usaha saya jadi semakin ramai. Pelatihan seperti ini sangat membantu,” ungkapnya.
Meski demikian, Luluk berharap pemerintah lebih sering mengadakan pelatihan serupa agar keterampilan para pelaku usaha kecil terus berkembang. Dia juga menyampaikan masukan agar batasan usia peserta diperluas.
Menurutnya, banyak pelatihan itu batas usianya hanya sampai 24, 30, atau 35 tahun. Padahal yang butuh pemasukan bukan hanya mereka. Justru yang umur 40–50 tahun itu pengeluarannya semakin banyak, apalagi untuk biaya sekolah anak.
Dia juga mengusulkan agar materi pelatihan ke depan dilengkapi dengan pembelajaran pemasaran. Menurutnya, kemampuan membuat produk saja tidak cukup jika peserta tidak dibekali cara menjualnya.
“Kalau bisa, ada tambahan materi marketing. Soalnya kalau kita bisa buat produk tapi nggak bisa menjual, ya percuma. Paling-paling hanya dipakai sendiri,” tambahnya.
Luluk yang baru pertama kali mengikuti pelatihan Disnaker ini berharap bisa kembali mengikuti program lanjutan. Ia menilai pelatihan DBHCHT telah memberikan kontribusi besar bagi pengembangan pelaku usaha kecil di daerah.
“Saya harap masih bisa ikut lagi. Semoga pelatihannya terus berkelanjutan biar ilmu kami makin bertambah,” pungkasnya.
Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana