Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Vaksinasi PMK di Kabupaten Blitar Lampaui Target usai Dapat Limpahan Vaksin Belasan Ribu Dosis

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 25 November 2025 | 18:30 WIB

 

 

‎SALURKAN: Disnakkan Kabupaten Blitar dapat limpahan 15 ribu dosis vaksin PMK.
‎SALURKAN: Disnakkan Kabupaten Blitar dapat limpahan 15 ribu dosis vaksin PMK.

‎BLITAR - Program vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Blitar menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang 2025. Capaian vaksinasi tidak hanya memenuhi target awal, tetapi justru melampaui batas yang ditetapkan.

Hal itu, setelah adanya tambahan alokasi vaksin yang diterima Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar dari pemerintah pusat pada Oktober lalu. Kondisi ini sekaligus mengukuhkan kesiapan Kabupaten Blitar dalam memperkuat kekebalan komunal ternak, terutama menjelang masa rawan penularan.

‎Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Blitar, drh Nanang Miftahudin menyampaikan, kinerja tim puskeswan menjadi faktor utama tercapainya target tersebut. “Kami sangat bersyukur atas kinerja tim di lapangan. Ini target kami 2025 sebanyak 98.350 dan capaian kami 104.292,” ungkapnya.

‎Berdasarkan data per 31 Oktober 2025, total dosis vaksin yang diterima Kabupaten Blitar mencapai 60.691 dosis. Pada periode yang sama, total 96.262 ekor ternak, meliputi sapi, kambing, dan domba, telah tervaksinasi.

Meski angka dosis saat itu masih berada di kisaran 62 persen dari target awal, dinamika di lapangan berubah ketika pada Oktober Kabupaten Blitar mendapat tambahan target. ‎"Ada limpahan 15.000 dosis dari daerah lain yang pelaksanaan vaksinasinya masih rendah. Tambahan ini menjadi bentuk kepercayaan pemerintah pusat atas efektivitas vaksinasi di Kabupaten Blitar," paparnya.

‎Sejumlah unit layanan juga menunjukkan performa menonjol. KUD Semen, KSU Rukun Santoso, dan KOPTSU Jaya Abadi mencatatkan capaian 100 persen dari target masing-masing. Puskeswan Kademangan turut mencatatkan angka tinggi dengan capaian 84 persen.

"Kinerja ini menjadi indikator bahwa pelaksanaan vaksinasi berjalan merata di berbagai wilayah dan melibatkan kelembagaan peternak yang solid," pungkasnya.

‎Dengan capaian total lebih dari 100 ribu ekor ternak tervaksin, drh Nanang optimistis, Kabupaten Blitar segera membentuk herd immunity. Saat ini kasus PMK aktif tersisa 20 ekor dan diprediksi terus menurun seiring distribusi sisa vaksin limpahan.

Pihaknya memastikan, stok tambahan tersebut sudah dijadwalkan untuk disalurkan ke seluruh wilayah, sebagai upaya menjaga stabilitas populasi ternak dan menekan risiko penularan menjelang akhir tahun. (kho/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) #Kabupaten Blitar #melampaui batas #vaksinasi #perkembangan