Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Melihat Tradisi Kenduri Bersih Bumi Mengawali Pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Kauman Kota Blitar

M. Subchan Abdullah • Selasa, 25 November 2025 | 20:00 WIB
Melihat Tradisi Kenduri Bersih Bumi Mengawali Pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Kauman Kota Blitar
Melihat Tradisi Kenduri Bersih Bumi Mengawali Pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Kauman Kota Blitar

 

BLITAR - Sekolah Rakyat (SR) yang dijanjikan oleh pemerintah bakal dipastikan berdiri di Kota Blitar. Itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar beserta warga di sekitar lokasi pembangunan SR di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul menggelar tradisi kenduri bersih bumi dan doa bersama mengawali pembangunan. Harapannya SR benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat khususnya warga miskin.

Suasana di lahan persawahan di Jalan Simpang Kapuas, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul pada Sabtu (22/11/2025) berbeda dari biasanya. Sejumlah orang berkumpul di suatu tempat. Mereka duduk bersila dan melingkar di atas karpet sambil bercengkrama satu sama lain.

Suasana begitu gayeng pagi itu. Tampak tumpeng berisi nasi dan beragam lauk pauk tersaji di tengah mereka. Pagi itu mereka tengah menjalankan kenduri bersih bumi sebagai langkah awal sebelum memulai pembangunan proyek SR. Tradisi doa bersama masyarakat Jawa untuk meminta kelancaran dan perlindungan kepada Tuhan yang Maha Esa selama masa pembangunan hingga setelahnya.

Sosok Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin pun hadir dan turut kenduri. Orang nomor satu di lingkup Pemkot Blitar ini hadir didampingi Sekda Priyo Suhartono beserta jajaran kepala OPD. Kenduri dan doa bersama berjalan lancar sehingga pembangunan bisa segera dimulai.

”Ya sesuai rencana tanggal 24 November nanti lahan sudah harus bersih. Setelah itu dilanjutkan dengan pembangunan oleh pihak rekanan atau pelaksana yang sudah memenangkan lelang,” jelas Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin.

Melalui kenduri ini, masyarakat diajak untuk mendoakan bersama seluruh tahapan pembangunan SR hingga nanti pelaksanaan programnya berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat. Di samping itu, pemkot memastikan bahwa urusan dengan warga penggarap lahan aset pemkot tersebut sudah beres. “Mereka sudah mendapat hak-hak dan diselesaikan oleh camat dan lurah setempat. Dengan begitu, lahan siap dibangun SR,” terangnya.

Proyek infrastruktur SR tersebut ditangani langsung oleh pemerintah pusat. Termasuk alokasi anggarannya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam waktu dekat pembangunan dilaunching oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Camat Kepanjenkidul, Asrofi menambahkan, keberadaan sekolah rakyat diharapkan membawa dampak positif bagi warga setempat dan warga kota pada umumnya. Lewat SR nantinya warga kurang mampu atau miskin bisa bersekolah secara gratis. Tidak ada lagi kasus anak putus sekolah dan memutus rantai kemiskinan di Bumi Bung Karno.

“Melalui SR pola pikir anak-anak dari keluarga miskin diubah menjadi semakin mandiri dan produktif. Memiliki semangat belajar yang tinggi dan ke depan bisa mengangkat derajat keluarganya agar tidak miskin lagi,” tuturnya.

Sesuai perencanaan, SR berdiri di lahan seluas kurang lebih 5 hektar, sesuai dengan standar yang ditentukan. SR dirancang sebagai sekolah bertaraf Internasional. Anggarannya berkisar Rp 200 miliar lebih. ”Jadi cukup gede nanti. Ini akan jadi sekolah bertaraf internasional pertama di Kota Blitar dengan murid dari kalangan keluarga miskin.” 

SR bersifat sekolah gratis. Artinya, murid yang menempuh pendidikan di SR tidak pungut biaya. Dengan ketentuan, para siswa SR wajib tinggal di asrama dan tidak boleh pulang selama menjalani pendidikan.

Untuk diketahui, SR memang berkonsep sekolah asrama. Di SR, anak-anak tidak sekadar memperoleh bekal ilmu pengetahuan, tetapi juga pendidikan karakter melalui sejumlah program kegiatan. Misinya, menanamkan pola pikir pantang menyerah, menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan cinta tanah air, serta menguatkan karakter, rasa percaya diri dan budi pekerti luhur. (*/ady) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#pemerintah #kenduri bersih bumi #doa bersama #Lokasi Pembangunan #Kota Blitar #Sekolah Rakyat