BLITAR – Kondisi rambu lalu lintas yang mulai rusak atau tertutup vegetasi bisa mengganggu kelancaran lalu lintas, khususnya terkait visibilitas pengendara. Merespons kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar terus melakukan pemeliharaan perlengkapan jalan. Setidaknya telah disiapkan penggantian sebanyak 20 daun rambu.
Kabid Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Blitar, Kurniawan Wibowo menyebutkan, sejauh ini langkah utama yang dilakukan adalah pembersihan rambu. Selain pembersihan, pemangkasan dahan pohon yang menutupi visibilitas pengendara juga dilakukan oleh Dishub Kabupaten Blitar.
Sebagian rambu memang hanya perlu dicuci atau dibersihkan ulang untuk mengembalikan fungsi visualnya. Namun, untuk rambu yang sudah mengalami keropos, pergantian menjadi satu-satunya opsi. “Harus ganti kalau sudah keropos,” jelasnya.
Dishub menjadwalkan, penggantian sekitar 20 daun rambu hingga akhir tahun ini. Penggantian tersebut akan difokuskan di tiga kecamatan yakni Wlingi, Sutojayan, dan Kademangan. Mayoritas rambu yang akan diperbarui berada di kawasan tertib lalu lintas (KTL) Kecamatan Wlingi.
Hal ini mengingat kawasan itu memiliki intensitas lalu lintas tinggi dan memerlukan kelengkapan rambu yang maksimal untuk mendukung keselamatan pengendara.
Selain pembersihan dan penggantian rambu, dishub juga melakukan pemangkasan ranting pohon yang menutupi rambu. Kurniawan memastikan tindakan ini sesuai aturan karena telah mendapat persetujuan dari dinas lingkungan hidup (DLH). “Pangkas ranting diperbolehkan oleh DLH. Jadi yang tidak diperbolehkan adalah menebang pohon,” tegasnya.
Terkait keamanan rambu dari kerusakan akibat ulah manusia, dishub menyebut Kabupaten Blitar tergolong aman dari kasus vandalisme. Meski begitu, antisipasi tetap dilakukan, terutama dengan membersihkan coretan menggunakan tiner jika sewaktu-waktu terjadi aksi vandalisme. “Kami berupaya menghilangkan vandalisme dengan tiner. Tapi jarang ada kasus vandalisme di Kabupaten Blitar,” ujarnya.
Dengan program pemeliharaan yang berkelanjutan, dishub berharap fungsi rambu-rambu di seluruh jalur Kabupaten Blitar tetap optimal sehingga mampu menekan risiko kecelakaan yang dipicu oleh kurangnya informasi visual kepada pengendara.
Upaya ini juga menjadi bagian dari peningkatan keselamatan lalu lintas di tengah musim hujan, di mana visibilitas sering menurun dan kondisi rambu harus berada dalam keadaan terbaik. (kho/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah