Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nelayan Blitar Terkendala Fasilitas Penyimpanan Ikan, Ini Langkah Disnakkan

Akhmad Nur Khoiri • Kamis, 27 November 2025 | 19:15 WIB

Nelayan Blitar Terkendala Fasilitas Penyimpanan Ikan, Ini Langkah Disnakkan
Nelayan Blitar Terkendala Fasilitas Penyimpanan Ikan, Ini Langkah Disnakkan

BLITAR – Minimnya sarana penyimpanan ikan masih menjadi persoalan utama bagi sektor perikanan tangkap di Kabupaten Blitar. Hingga kini, daerah belum memiliki fasilitas cold storage yang memadai. Padahal, keberadaan gudang pendingin sangat penting untuk menjaga kualitas ikan sebelum masuk ke proses distribusi.

‎‎Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Muda Disnakkan Kabupaten Blitar, Nofik Hari Subagyo mengatakan, ketiadaan fasilitas penyimpanan menyebabkan nelayan tidak memiliki banyak pilihan selain menjual ikan secara langsung pada hari yang sama setelah mereka melaut.

Dengan demikian, nelayan bergantung penuh pada cepatnya transaksi untuk menghindari penurunan kualitas ikan. “Belum ada cold storage di Kabupaten Blitar. Jadi biasanya nelayan langsung menjual ikan,” jelasnya.

‎Tanpa fasilitas penyimpanan, distribusi ikan dari Kabupaten Blitar cenderung dilakukan secara cepat menuju daerah lain yang memiliki pasar lebih besar. Menurut Nofik, sebagian hasil tangkapan biasanya dikirim ke Tulungagung, Malang, dan beberapa wilayah lain yang memiliki kebutuhan pasokan ikan lebih tinggi.

Keberadaan cold storage sangat penting, terutama untuk menekan risiko kerusakan ikan dan meningkatkan nilai ekonominya. Fasilitas ini juga dapat memperpanjang masa simpan ikan sehingga nelayan memiliki ruang negosiasi harga yang lebih baik di pasar. “Sebenarnya cold storage itu penting, karena untuk penyimpanan,” tambahnya.

‎‎Disnakkan Kabupaten Blitar mengaku sudah mengusulkan pengadaan cold storage kepada pemerintah pusat. Pengajuan tersebut dilakukan secara berkala, tetapi hingga saat ini belum mendapat persetujuan.

Pengajuan terakhir dilakukan pada 2024, tetapi belum juga terealisasi. ‎Dengan potensi perikanan tangkap yang ada di Kabupaten Blitar, dinas berharap fasilitas cold storage dapat segera dipenuhi. Hal ini agar nelayan di Kabupaten Blitar tidak lagi bergantung pada penjualan cepat dan dapat menikmati harga yang lebih stabil serta keuntungan yang lebih layak. (kho/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kabupaten Blitar #cold storage #sektor perikanan tangkap #penyimpanan ikan #gudang pendingin