Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pakai Knalpot Brong, Puluhan Motor Pelajar SMK Kena Razia Polisi di Sekolah

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 28 November 2025 | 17:19 WIB

 

Pakai Knalpot Brong, Puluhan Motor Pelajar SMK Kena Razia Polisi di Sekolah
Pakai Knalpot Brong, Puluhan Motor Pelajar SMK Kena Razia Polisi di Sekolah

BLITAR – Sebanyak 37 kendaraan milik pelajar SMK terjaring Operasi Zebra Semeru karena menggunakan knalpot brong dan tidak sesuai spesifikasi teknis, Kamis (27/11/2025). Hal ini untuk menekan potensi balap liar dan pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pelajar. Dalam operasi ini, jumlah penggunaan knalpot brong cukup mendominasi.

Kasatlantas Polres Blitar, AKP Rio Angga Prasetyo mengatakan, dari hasil operasi itu sebanyak 37 kendaraan terjaring karena memakai knalpot brong dan tidak sesuai spesifikasi pabrik. Meski begitu, satlantas belum menerapkan penilangan.

Para pemilik kendaraan hanya diberikan teguran, edukasi, dan diwajibkan menghadirkan orang tua untuk ikut mengawasi serta mengembalikan kondisi kendaraan ke standar pabrik, mulai dari knalpot, spion, hingga TNKB.

“Kami panggil orang tuanya supaya pengawasan dilakukan bersama. Ini bagian dari pencegahan kecelakaan lalu lintas dan potensi balap liar. Kami juga memberikan apresiasi kepada tiga pelajar yang dinilai taat aturan. Ketiga siswa tersebut mendapat hadiah berupa helm dan jas hujan,” ujarnya.

Rio melanjutkan, selain razia knalpot brong, Operasi Zebra Semeru juga dibarengi dengan pemantauan mobil incar (ETLE dinamis). Hingga saat ini sudah 784 surat pemberitahuan pelanggaran dikirimkan kepada pengendara yang terekam melakukan pelanggaran lalu lintas.

Selain itu, peneguran pelanggaran ringan terus dilakukan, seperti pengendara tanpa helm, tidak memakai spion, hingga perilaku berbahaya seperti merokok saat berkendara. Total sudah ribuan pengendara mendapat teguran dan edukasi selama operasi berlangsung. “Kami berharap pendekatan edukatif ini bisa menekan angka pelanggaran dan menciptakan keselamatan berlalu lintas, khususnya di kalangan pelajar,” ungkapnya.

Polisi juga telah melakukan patroli intensif di sejumlah titik rawan balap liar, termasuk di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) Wonotirto. Hingga saat ini belum ditemukan adanya aktivitas balap liar. Namun, pihaknya tetap menerima informasi dari masyarakat sehingga bergerak melakukan upaya pencegahan bersama pihak sekolah.

Menurut Rio, sebagian besar pengendara yang terjaring merupakan pelajar tingkat SMP hingga SMA/SMK. Karena itu, pendekatan yang digunakan lebih banyak bersifat preemtif dan preventif dengan mengedukasi para siswa. “Pendekatan ini dilakukan agar pelajar tidak terlibat dalam kegiatan balap liar maupun modifikasi kendaraan yang membahayakan,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#knalpot brong #pelajar #balap liar #operasi zebra semeru #37 kendaraan #pelanggaran lalu lintas #pelajar smk