BLITAR – Upaya pencarian terhadap APN, 8, anak asal Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, yang dilaporkan hilang, masih belum menunjukkan titik terang. Hingga Kamis (27/11/2025), seluruh unsur tim gabungan yang terlibat pencarian belum berhasil menemukan keberadaan korban meskipun penyisiran telah dilakukan secara maksimal di berbagai titik rawan.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar menjelaskan, proses evaluasi dilakukan di pendapa Kantor Kepala Desa Jaten pada pukul 13.45 WIB setelah seluruh rangkaian pencarian dinyatakan selesai.
“Pencarian hari ini (kemarin, Red) resmi selesai pukul 13.30 WIB. Seluruh unsur sudah melakukan penyisiran secara maksimal, mulai dari aliran sungai hingga titik-titik yang berpotensi dilalui korban,” terangnya.
Sejak pagi, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Polsek Wonodadi, Pemerintah Desa Jaten, hingga Forkopimcam Wonodadi menurunkan personel dan peralatan untuk menyisir aliran sungai yang menjadi lokasi dugaan hilangnya APN. Proses pencarian berlangsung menyeluruh, termasuk pengecekan titik rawan yang dianggap memungkinkan menjadi rute pergerakan korban.
Namun, hingga evaluasi dilakukan, tanda-tanda keberadaan APN belum ditemukan. Iptu Samsul menegaskan, pencarian akan dilanjutkan hari ini dengan strategi yang lebih dimaksimalkan berdasarkan kondisi lapangan kemarin. “Pencarian akan kami lanjutkan hari berikutnya dengan strategi yang akan disesuaikan dengan kondisi yang ditemui di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, seluruh proses pencarian dilaporkan berjalan aman dan tertib tanpa kendala yang menghambat kinerja tim gabungan. Meski demikian, dinamika kondisi sungai dan luasnya area pencarian menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
Iptu Samsul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dan masyarakat yang turut membantu memberikan informasi maupun dukungan selama proses berlangsung. Dia menegaskan, pencarian tidak akan dihentikan hingga korban ditemukan. “Upaya akan terus dilakukan sampai korban berhasil ditemukan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, korban diketahui hilang sejak Rabu (19/11/2025) sore. Sebelum insiden hilangnya korban terjadi, korban terlihat bermain air hujan di depan rumah. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berjalan menuju arah Sungai Proyek Jaten.
Sungai tersebut diketahui hanya berjarak lebih kurang 100 meter dari rumahnya. Pihak keluarga dan warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya melaporkan peristiwa tersebut pada pihak berwajib. (kho/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah