BLITAR KAWENTAR – Samanta Raya 2025, sebuah event seni multidisiplin yang menggabungkan seni rupa, film, dan musik, resmi berlangsung pada 29 November – 6 Desember 2025 di Blitar Art Center, Gedung Serbaguna Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar.
Event ini menjadi ruang inklusif bagi anak-anak dan komunitas seni untuk mengekspresikan diri, menampilkan karya, dan membangun dialog kreatif dengan masyarakat.
Salah satu peserta yang turut meramaikan pameran ini adalah Sanggar Seni Rupa Prabangkara, dipimpin oleh M. Wahyu Putra Utama, M.Sn dan berlokasi di Jl. Raya Banggle, Pakel, Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Kehadiran Prabangkara tidak hanya menambah ragam karya seni rupa, film, dan musik, tetapi juga membawa misi pembinaan karakter dan keberanian pada anak-anak.
Wahyu menjelaskan bahwa Sanggar Seni Rupa Prabangkara selama ini fokus membimbing anak-anak agar mereka dapat tumbuh tanpa rasa takut, terutama dalam hal berekspresi dan menyampaikan gagasan.
Melalui kegiatan menggambar, melukis, bermain warna, hingga bereksperimen dengan film dan musik, anak-anak diajak membangun kepercayaan diri serta menemukan ruang aman untuk berkembang.
“Melalui seni, anak-anak belajar berani. Mereka belajar mengekspresikan pikiran, perasaan, dan imajinasi tanpa takut dihakimi,” jelas Wahyu.
Dalam pameran Samanta Raya, karya seni rupa menjadi yang paling dominan. Visual yang ditampilkan banyak memuat simbol, warna, garis, serta eksplorasi bebas dari imajinasi anak-anak.
Film pendek dan penampilan musik siswa juga memperkaya suasana pameran, menunjukkan keberanian mereka tampil di ruang publik.
Wahyu menegaskan bahwa pameran ini tidak memberikan judge atau penilaian yang membatasi.
Baca Juga: Aplikasi Bhumi ATR BPN: Fitur Canggih Peta Tanah Digital yang Bikin Pengguna Kaget Bisa Seakurat Ini
“Semua karya diterima apa adanya. Ruang apresiasi ini penting agar anak-anak berani tumbuh, tanpa rasa takut untuk berekspresi,” ujarnya.
Dalam Samanta Raya 2025, sebanyak 18 siswa dari Sanggar Seni Rupa Prabangkara ikut berpartisipasi.
Mereka berasal dari jenjang SD hingga SMP dan menampilkan berbagai karya yang lahir dari eksplorasi, pengalaman, dan imajinasi mereka.
Event Samanta Raya 2025 diharapkan menjadi momentum bagi anak-anak Blitar untuk berkembang melalui seni, menemukan keberanian, dan menumbuhkan kreativitas mereka melalui berbagai medium.(arm/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah