BLITAR - Masyarakat Bumi Bung Karno kini bisa langsung mengadu atau melaporkan peristiwa kepada Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. Lewat “Sapa Mas Wali”, Pemkot Blitar ingin memudahkan dan mempercepat penanganan persoalan di lapangan.
Sapa Mas Wali merupakan kanal aduan terpadu sebagai sarana baru bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, kritik, aspirasi, hingga masukan langsung kepada wali kota.
Wali kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan, selama ini berbagai media sosial resmi maupun pribadi selalu dipenuhi aduan dari warga. Namun, penyebaran laporan yang tersebar di banyak kanal membuat proses tindak lanjut sehingga kurang efisien.
“Karena seringnya warga menyampaikan laporan di banyak platform, kami satukan melalui satu kanal khusus agar lebih rapi, terstruktur, dan mudah ditindaklanjuti,” ujarnya.
Melalui Sapa Mas Wali, setiap laporan yang masuk akan diterima admin, lalu langsung dilaporkan kepada wali kota. Selanjutnya, instruksi penanganan akan diteruskan kepada dinas terkait agar respons dapat diberikan secepat mungkin. Wali kota memastikan bahwa seluruh laporan masyarakat akan dibacanya secara langsung.
“Kami menjamin setiap aduan masuk kepada saya dan segera saya respons. Minimal warga tahu bahwa laporannya diperhatikan,” tegasnya.
Meski begitu, pemkot tetap menerapkan mekanisme penyaringan terhadap laporan masyarakat. Artinya tidak semua laporan bisa langsung ditangani karena perlu melihat konteks dan kewenangan. Pemkot akan memprioritaskan aduan-aduan mendesak, serta menilai apakah objek laporan masuk ranah kewenangan pemerintah daerah atau lembaga lain.
Syauqul mencontohkan, aduan kabel putus atau listrik padam tidak bisa langsung ditangani pemkot karena itu merupakan kewenangan PLN. “Kalau objek yang dilaporkan ternyata kewenangannya PLN, pemprov, atau pusat, tentu kami koordinasikan dulu. Tidak bisa langsung kami tangani sendiri,” jelasnya.
Namun, apabila laporan terbukti berada dalam ranah pemkot, Syauqul memastikan tindak lanjut akan dilakukan tanpa menunggu lama. Koordinasi antar-OPD juga diminta berjalan cepat agar kanal aduan tersebut benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Wali kota berharap kanal Sapa Mas Wali menjadi jembatan komunikasi dua arah yang lebih efektif antara pemerintah dan masyarakat. “Intinya, kami ingin mempercepat respons. Masyarakat hanya perlu kirim laporan di satu kanal, dan kami pastikan itu langsung masuk ke meja saya,” pungkasnya.(sub/c1) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah