Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Masih Ditemukan Jalanan di Blitar Gelap Gulita di Malam Hari, Dishub Ungkap Fakta Karena Jumlah PJU Jauh dari Ideal

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 2 Desember 2025 | 18:00 WIB

 

Masih Ditemukan Jalanan di Blitar Gelap Gulita di Malam Hari, Dishub Ungkap Fakta Karena Jumlah PJU Jauh dari Ideal
Masih Ditemukan Jalanan di Blitar Gelap Gulita di Malam Hari, Dishub Ungkap Fakta Karena Jumlah PJU Jauh dari Ideal

BLITAR – Ketersediaan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Blitar masih jauh dari ideal. Dengan total panjang jalan kabupaten mencapai sekitar 1.500 kilometer, kebutuhan PJU yang harus dipenuhi sangat besar.

Mengacu pada standar minimal, setiap kilometer idealnya memiliki sekitar 20 titik lampu, sehingga total kebutuhan mencapai puluhan ribu titik. ‎‎Namun kondisi aktual di lapangan masih jauh dari angka tersebut.

Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar, Kurniawan Wibowo menyampaikan, hingga saat ini jumlah PJU yang terpasang melalui program dishub baru sekitar 800 titik sejak pemasangan dimulai pada 2022. “Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan kebutuhan ideal,” ujarnya.

‎‎Sementara itu, Pemkab Blitar hingga kini belum melakukan pengadaan PJU berbasis panel surya secara mandiri. Beberapa titik panel surya yang ada merupakan bantuan dari instansi lain. Salah satunya bantuan dari Kementerian ESDM yang mengalokasikan 25 titik PJU tenaga surya di wilayah Wonodadi, Ponggok, dan Doko.

Bantuan tersebut diserahkan pada 2023 dari pengadaan 2022. ‎Pada 2025, Kabupaten Blitar kembali menerima hibah dalam bentuk barang berupa 90 titik PJU, yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Binangun, Panggungrejo, Kademangan, Ponggok, dan Udanawu. “Itu sifatnya hibah barang. Jadi kami hanya menerima dan memasang, bukan pengadaan dari APBD,” jelas Kurniawan.

‎‎Dengan kondisi tersebut, dishub mengakui, pembangunan PJU masih sangat bergantung pada hibah dari pemerintah pusat maupun kementerian terkait. Anggaran daerah yang terbatas membuat percepatan pemasangan PJU sulit dilakukan secara mandiri, sementara kebutuhan masyarakat terhadap penerangan jalan terus meningkat, terutama di kawasan rawan kecelakaan dan pemukiman padat.

‎‎Kurniawan menegaskan, pihaknya tetap berupaya mengoptimalkan titik yang ada, termasuk memastikan perawatan PJU lama tetap berjalan. Namun ia mengakui, tanpa tambahan pengadaan yang signifikan, kebutuhan ideal 20 titik per kilometer masih jauh dari tercapai.

‎‎Masyarakat berharap, penambahan PJU dapat dilakukan lebih merata, mengingat penerangan jalan menjadi unsur penting untuk keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Dishub menyatakan, siap mengajukan usulan tambahan jika ada peluang bantuan serupa pada tahun berikutnya. (kho/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#penerangan jalan umum #Kabupaten Blitar #ideal #20 titik lampu