BLITAR - Kota Blitar kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang lingkungan hidup. Pada Senin (1/12/2025), Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar resmi menerima Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Ketua RW 4 Kelurahan Klampok dalam acara yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar, Jajuk Indihartati, menuturkan prestasi ini menjadi bukti konsistensi masyarakat Bumi Bung Karno dalam mengendalikan dampak perubahan iklim.
“Ini merupakan penghargaan Proklim kelima yang diterima Kota Blitar secara berturut-turut. Tahun ini RW 4 Klampok kembali meraih level tertinggi, yaitu Proklim Lestari,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
RW 4 Kelurahan Klampok sebelumnya pernah meraih Proklim kategori Utama pada 2021. Empat tahun berselang, wilayah tersebut berhasil menunjukkan konsistensi dan inovasi sehingga mampu naik ke level Lestari—kategori tertinggi dalam program Proklim.
“Penghargaan ini diberikan karena RW 4 mampu mempertahankan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim selama lima tahun terakhir,” tambah Jajuk.
Salah satu inovasi unggulan RW 4 ialah pengolahan limbah ternak menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk pertanian warga. Program ini dibina oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar. Selain membantu mengurangi pencemaran, inovasi tersebut juga mendukung praktik pertanian ramah lingkungan.
Tidak hanya itu, warga RW 4 juga mengolah minyak goreng bekas menjadi sabun dan lilin aromaterapi. Aroma lilin itu berasal dari tanaman serai yang mereka budidayakan sendiri.
DLH menyebut, Proklim merupakan program nasional yang mendorong masyarakat untuk aktif melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui kegiatan kreatif, inovatif, dan berkelanjutan. Selama lima tahun terakhir, sejumlah kelurahan di Kota Blitar telah berhasil meraih prestasi serupa.
Tahun ini, DLH kembali mengusulkan RW 4 Klampok karena dinilai mampu mempertahankan berbagai upaya pengelolaan lingkungan, bahkan terus mengembangkan inovasi baru.
Jajuk berharap, prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi warga dan wilayah lain untuk melakukan hal serupa. “RW 4 bisa menjadi contoh dan pembina bagi lingkungan lain. Setiap wilayah memiliki potensi berbeda, dan kami ingin semangat inovasi ini menular ke seluruh Kota Blitar,” tegasnya. (sub/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah