BLITAR - Penindakan pelanggar lalu lintas melalui ETLE masih mendominasi. Sementara metode tilang manual juga masih ada.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota Agus Prayitno memaparkan hasil pelaksanaan Operasi Zebra 2025 yang berlangsung sejak 17 hingga 30 November 2025.
Selama operasi digelar, ribuan pelanggaran terpantau melalui berbagai metode penindakan, termasuk ETLE mobile dan tilang manual. “Ribuan pelanggar sudah ditindak, dan paling mendominasi adalah lewat ETLE,” akunya.
Menurut Agus, penindakan berbasis teknologi masih mendominasi temuan pelanggaran, meskipun proses tilang manual juga masih ada. “Rata-rata melalui ETLE mobile, tercatat 945 pelanggaran. Sedangkan tilang manual sebanyak 54 perkara,” terangnya kepada Koran ini Rabu (3/12/2025).
Di sisi lain, jajaran satlantas juga mengeluarkan ribuan teguran selama operasi berlangsung. Ini untuk para pelanggar yang masih bisa diberikan toleransi.
“Teguran presisi mencapai 7.244. Jika ditotal ada 8.243 pelanggaran selama Ops Zebra tahun ini,” ungkap Agus.
Selain penindakan, kepolisian juga mencatat kecelakaan lalu lintas sepanjang operasi berlangsung. Agus menjelaskan jumlah insiden yang terjadi terbilang cukup tinggi. “Total kejadian lakalantas selama masa operasi dilaksanakan ada 15 kasus,” jelasnya. (mg2/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah