Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pengurus Baru MUI Kabupaten Blitar Dikukuhkan, Siap Fokus Tangani Masalah Keluarga-Generasi Muda

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 4 Desember 2025 | 19:07 WIB

 

Pengurus Baru MUI Kabupaten Blitar Dikukuhkan, Siap Fokus Tangani Masalah Keluarga-Generasi Muda
Pengurus Baru MUI Kabupaten Blitar Dikukuhkan, Siap Fokus Tangani Masalah Keluarga-Generasi Muda

BLITAR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar kini akan fokus memperkuat komisi fatwa untuk mengawal persoalan sosial keagamaan. Langkah itu usai ada angin segar yang terjadi dalam kepengurusan MUI Kabupaten Blitar yang baru dikukuhkan di Pendapa Ronggo Hadi Negoro (RHN) pada Rabu (3/12/2025).

Pengukuhan dan Taaruf Pengurus MUI Kabupaten Blitar periode 2025-2030 mengusung tema Menguatkan Peran MUI di Tengah Tantangan Hidup Bernegara.

Dalam setahun ke depan, fokus utama MUI Kabupaten Blitar adalah persoalan kerentanan rumah tangga, krisis kepercayaan, hingga kenakalan anak. Bahkan bukan hanya kenakalan anak, melainkan kenakalan orang tua juga banyak. “Ini yang harus kita beri perhatian,” ujar Wakil Ketua MUI Kabupaten Blitar, KH Agus Muadzin.

Dia melanjutkan, soliditas yang tampak saat ini merupakan hasil dari penyegaran struktur serta harapan baru terhadap peran MUI Kabupaten Blitar ke depan. Tidak hanya itu, salah satu fokus MUI adalah memperkuat peran komisi fatwa dalam memberikan panduan atas persoalan-persoalan sosial keagamaan yang berkembang. Termasuk isu-isu yang dinilainya luar biasa di masyarakat.

Setelah pengukuhan, MUI Kabupaten Blitar berencana menggelar rapat kerja (raker) pertama pada Desember ini. Raker tersebut akan menjadi forum untuk merumuskan strategi dan arah gerak organisasi selama 5 tahun ke depan.

“Alhamdulillah, kepengurusan yang baru ini begitu kompak. Kepengurusan sebelumnya memang belum bisa berjalan maksimal. Dengan suasana baru ini, kami berharap bisa menjawab problem masyarakat, terutama masalah keluarga, anak, dan generasi kita,” ujar KH Agus.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto yang hadir dalam prosesi pengukuhan menyambut positif komposisi kepengurusan baru MUI Kabupaten Blitar. Dia menilai struktur baru lebih solid dan siap bersinergi dengan pemerintah daerah. Terkait penilaian internal MUI, bahwa kepengurusan sebelumnya belum maksimal, Rijanto memilih untuk berfokus pada langkah ke depan.

Apalagi, kini komposisinya berbeda dari sebelumnya, dan pihaknya berharap ada sinergi antara ulama dan umara bisa semakin kuat. Koordinasi ini harus membawa kemaslahatan bagi umat, khususnya di Kabupaten Blitar.

“Setiap orang pasti punya pandangan yang berbeda. Yang penting sekarang bagaimana MUI bisa hidup, produktif, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang berguna bagi pembinaan masyarakat, khususnya umat Islam,” tutur Rijanto.

Dengan kepengurusan baru ini, Pemkab Blitar berharap MUI Kabupaten Blitar semakin aktif mengambil peran strategis dalam pembinaan keagamaan, penguatan keluarga, dan penanganan problem sosial di Kabupaten Blitar. (jar/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Komisi Fatwa #Kabupaten Blitar #majelis ulama indonesia #Pendapa Ronggo Hadi Negoro #sosial keagamaan