Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Target CKG di Kabupaten Blitar Belum Tercapai Maksimal, Dinkes Sebut Terkendala Perbaikan Sistem

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 5 Desember 2025 | 18:00 WIB
‎TERLAYANI: Dinkes Kabupaten Blitar melakukan cek kesehatan gratis pada masyarakat.
‎TERLAYANI: Dinkes Kabupaten Blitar melakukan cek kesehatan gratis pada masyarakat.

‎BLITAR – Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih dihadapkan pada kendala teknis dan tantangan waktu di lapangan. Salah satunya adalah target terkendala maintenance sistem.

Namun, program yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar menunjukkan capaian positif dalam hal pelayanan. Program skrining kesehatan ini bertujuan memetakan kondisi kesehatan warga dan mendorong deteksi dini penyakit.

‎Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto mengungkapkan, partisipasi masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Hingga 2025, total jumlah kehadiran yang dilayani dalam CKG mencapai 239.650 orang dari 249.344 orang yang mendaftar. ‎"Angka tersebut menunjukkan 96,11 persen dari masyarakat yang mendaftar sudah berhasil kami layani dalam kegiatan CKG," jelasnya.

‎Secara keseluruhan, jumlah penduduk Kabupaten Blitar yang sudah mengikuti skrining CKG saat ini mencapai 880.390 orang, yang setara sekitar 70 persen dari total penduduk. Meskipun angka partisipasi ini tergolong tinggi, Anggit mengakui proses entri data secara maksimal masih menjadi hambatan.

‎"Sasaran sudah mengikuti CKG, namun data mereka belum bisa terentri secara maksimal. Hal ini terkendala karena Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) sering mengalami maintenance," ungkapnya, merujuk pada kendala sistem yang mempengaruhi pencatatan data akurat secara real-time.

‎Selain kendala teknis, tantangan di lapangan juga masih ditemukan di beberapa kecamatan. Partisipasi masyarakat terkadang rendah pada jadwal tertentu karena berbenturan dengan aktivitas kerja. "Beberapa kendala yang ditemui di lapangan di antaranya adalah pada saat jadwal posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) sasaran sedang bekerja," tambah Anggit.

‎Untuk mengoptimalkan capaian program, Dinkes Blitar telah meningkatkan berbagai upaya. Strategi tersebut mencakup pelaksanaan CKG di berbagai tempat, mulai dari semua puskesmas, posyandu ILP, instansi pemerintah, sekolah/pondok pesantren, hingga event-event besar seperti hari jadi.

"Kami juga berupaya keras memenuhi kebutuhan bahan medis habis pakai (BMHP) seperti stik gula darah, stik asam urat, dan stik kolesterol untuk mendukung pelaksanaan CKG. Selain itu, kami memperkuat kerja sama lintas program dan lintas sektor serta melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan CKG secara berkala," pungkas Anggit, menegaskan komitmen dinkes untuk terus meningkatkan cakupan dan kualitas layanan kesehatan gratis kepada masyarakat. (kho/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#pelayanan #Dinas Kesehatan (Dinkes) #Kabupaten Blitar #kendala teknis #maintenance sistem #Cek Kesehatan Gratis