BLITAR – Isu Bernardo Tavares Persebaya kembali memanas setelah manajemen secara resmi berpisah dengan Eduardo Perez. Dalam situasi genting ini, nama pelatih asal Portugal tersebut mencuat sebagai kandidat paling kuat untuk mengisi kursi pelatih kepala. Publik menilai pengalaman dan rekam jejak Tavares menjadi modal besar untuk membawa Bajul Ijo kembali stabil dan kompetitif di papan atas.
Penguatan rumor Bernardo Tavares Persebaya terjadi setelah beberapa analis sepak bola menilai pendekatan taktis sang pelatih paling sesuai dengan kebutuhan tim saat ini. Persebaya membutuhkan sosok dengan disiplin tinggi, struktur permainan jelas, serta kemampuan membentuk karakter skuad secara menyeluruh. Tavares dianggap memenuhi semua kriteria tersebut.
Di mata pendukung maupun pengamat, pilihan Bernardo Tavares Persebaya bukan sekadar spekulasi musiman. Reputasinya ketika menukangi PSM Makassar, termasuk membawa Juku Eja menjuarai Liga 1, menjadi alasan kuat mengapa nama itu kembali disorot. Banyak pihak meyakini pola kerja Tavares mampu menjawab kebutuhan mendesak Persebaya untuk kembali menemukan identitas permainan.
Selama berkarier di Indonesia, Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih yang disiplin, tegas, dan berorientasi pada proses. Struktur pertahanan rapi serta strategi efisien menjadi ciri khas yang membuat tim asuhannya sulit ditembus. Pencapaian gelar Liga 1 bersama PSM menjadi bukti bahwa pendekatannya tidak hanya efektif, tetapi juga konsisten.
Azmi Ponti, salah satu agen pemain, menyatakan bahwa performa impresif Tavares tidak lepas dari dukungan penuh manajemen PSM. Mulai dari pembentukan staf pelatih, pemilihan pemain asing, hingga promosi pemain muda dilakukan dengan perhitungan matang. “Masih banyak pelatih hebat lain, tetapi Tavares diuntungkan oleh situasi awal yang mendukung,” ujarnya dalam video yang menjadi sumber transkrip.
Azmi juga menyoroti kemampuan Tavares mengembangkan pemain lokal. Banyak talenta muda Makassar yang bersinar di bawah asuhannya, baik dari akademi maupun rekrutan regional. Fleksibilitasnya dalam memilih dan memoles pemain menjadi keunggulan yang sangat dicari Persebaya, mengingat skuad Bajul Ijo saat ini dipenuhi pemain muda dan membutuhkan figur pembentuk karakter.
Setelah melepas Eduardo Perez, manajemen Persebaya bergerak cepat menyisir nama pelatih yang dianggap cocok. Meski beberapa nama sempat muncul, Tavares tetap berada di posisi terdepan. Pola 3-5-2 yang biasa ia terapkan disebut-sebut menjadi fondasi ideal untuk membangun identitas baru Persebaya agar lebih stabil dalam jangka panjang.
Namun hingga artikel ini ditulis, pihak manajemen masih menutup rapat perkembangan negosiasi. Mereka memilih fokus pada persiapan tim jelang laga tunda menghadapi PSM Makassar.
Jika Tavares benar ditunjuk, ia akan datang dengan modal pengalaman 103 pertandingan bersama PSM: 45 kemenangan, 37 seri, dan 21 kekalahan. Catatan ini membuatnya berada dalam jajaran pelatih paling konsisten yang pernah melatih di Indonesia.
Di tengah rumor pelatih baru, Persabaya tetap mempersiapkan diri menghadapi pertandingan penting melawan PSM Makassar. Kondisi tim membaik setelah evaluasi menyeluruh dilakukan oleh staf pelatih sementara yang dipimpin Uston Nawawi.
Kabar gembira datang dari pulihnya gelandang kreatif Francisco Rivera. Setelah absen akibat hukuman kartu merah, gelandang asal Meksiko itu kembali siap tampil dan diharapkan langsung memberi dampak besar dalam membangun variasi serangan. “Dengan Rivera kembali, kekuatan kita pasti bertambah,” kata Uston.
Selain lini tengah, fokus evaluasi juga menyasar lini belakang. Dua pertandingan sebelumnya dianggap kurang maksimal, namun Uston menegaskan bahwa evaluasi dilakukan secara menyeluruh tanpa menyalahkan individu. Ia juga memberi apresiasi kepada dua pemain muda, Sadida dan Ikas, yang tampil cukup baik meski hasil belum memuaskan.
“Penampilan mereka bagus, hanya saja kita belum menang. Soal starter, kita lihat nanti,” ujar Uston.
PSM Makassar yang kini ditangani pelatih baru sedang berada dalam performa terbaik dengan tiga kemenangan beruntun. Situasi ini membuat duel nanti diprediksi berlangsung ketat. Uston menegaskan bahwa seluruh pemain siap bekerja keras untuk membawa pulang poin dari laga tandang tersebut.
Dengan kondisi tim yang mulai solid dan rumor Bernardo Tavares Persebaya yang semakin kuat, publik kini menunggu dua hal sekaligus: hasil pertandingan dan kepastian siapa pelatih baru Bajul Ijo.
Editor : Anggi Septiani