BLITAR - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar mulai menyiapkan strategi pengelolaan wisata di Makam Bung Karno (MBK). Destinasi utama Kota Blitar itu diprediksi mengalami lonjakan kunjungan dibandingkan hari biasa.
Plt Kepala Disbudpar Kota Blitar, Rike Rochmawati menyebut, MBK memiliki daya tarik terbesar pada periode akhir tahun. Karena itu, pemerintah daerah menekankan aspek kebersihan dan ketertiban di kawasan wisata.
“MBK juga menjadi potensi Kota Blitar. Apalagi di akhir tahun atau saat Nataru, kami lebih menekankan kepada teman-teman di kawasan, baik ketertiban maupun kebersihan,” ujarnya kepada Koran ini Selasa (9/12/2025).
Menurut Rike, disbudpar sudah mengumpulkan pengelola kawasan wisata untuk menyampaikan arahan teknis persiapan Nataru. Selain itu, langkah mitigasi bencana menjadi perhatian agar pelayanan kepada wisatawan tetap maksimal.
“Menghadapi Nataru, kita sudah mengumpulkan pengelola kawasan wisata dan diberikan arahan. Akhir-akhir ini kami juga memberikan langkah-langkah mitigasi bencana,” jelasnya.
Pengamanan dan skema pelayanan wisata, ujar dia, harus dijalankan bersama OPD terkait lainnya, terutama untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan di MBK dan destinasi di sekitarnya. “Kita juga berkolaborasi dengan OPD terkait untuk pengamanan Nataru tahun ini,” bebernya.
Pada libur Nataru kali ini, disbudpar menargetkan kunjungan mencapai sekitar 25.000 wisatawan. Naik dari angka rata-rata kunjungan reguler yang berada di kisaran 15.000–20.000 orang per bulan. (mg2/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah