BLITAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memastikan Stadion Gelora Panataran siap menjadi tuan rumah laga Grup P Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur yang mulai bergulir hari ini, Kamis (11/12/2025). Meski atap tribun belum diperbaiki, kondisinya aman untuk tempat penonton. Laga pembuka akan mempertemukan Persenga Nganjuk dengan Arek Suroboyo.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus menegaskan, kondisi lapangan tidak menjadi kendala dan telah siap menyambut pertandingan Grup P Liga 4. Persiapan stadion sudah mencapai tahap akhir dan dinyatakan layak untuk digunakan meski masih menyisakan dampak kerusakan akibat bencana angin kencang pada 14 Oktober lalu.
“Untuk persiapan stadion sudah aman, dalam arti siap untuk pertandingan. Memang kondisinya atap tribun masih belum diperbaiki karena dampak bencana, tapi lapangan untuk derbi pertama sudah siap,” ujarnya.
Anin, sapaan akrabnya, melanjutkan bahwa laga antara kedua tim Blitar itu menjadi pertandingan kedua kompetisi Grup P Liga 4 sehingga persiapan stadion menjadi perhatian khusus. Bahkan, persiapan oleh panitia pelaksana sudah terlihat sejak Rabu (10/12/2025) sore. Papan skor sudah siap untuk dimainkan, bahkan nama-nama sponsor juga sudah terpasang.
Meski lapangan sudah siap, perhatian lebih diberikan pada area tribun yang sebelumnya mengalami kerusakan. Sejumlah bagian sempat terdapat material yang menggantung dan berpotensi membahayakan penonton jika tidak segera ditangani.
“Untuk tribun memang sudah kami perbaiki. Yang menggantung-gantung itu, yang sekiranya membahayakan, sudah kami bersihkan. Jadi penonton duduk di sana itu nggak khawatir,” ujarnya.
Dispora telah menurunkan tim teknis untuk memastikan tidak ada struktur yang berisiko runtuh. Pemeriksaan keamanan dilakukan berlapis agar stadion benar-benar aman digunakan untuk pertandingan berpenonton.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, dispora menyarankan panitia pelaksana (panpel) menempatkan penonton di tribun timur selama pertandingan Liga 4. Ini langkah preventif karena pihaknya tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kalau dikatakan aman ya aman. Tapi karena situasinya seperti itu, lebih baik kita berjaga-jaga. Prinsip kami, keselamatan penonton nomor satu,” lanjutnya.
Dispora juga intens berkomunikasi dengan panpel untuk menentukan alur masuk penonton, penempatan petugas keamanan, hingga rekayasa pengamanan selama pertandingan berlangsung. Dia berharap laga Grup P Liga 4 bisa berjalan lancar dan menjadi awal yang baik bagi gelaran sepak bola di Kabupaten Blitar.
“Kami telah bicara dengan panpel untuk memastikan semua prosedur keamanan diterapkan. Mulai dari akses masuk penonton, area steril, sampai pengawasan selama pertandingan. Semoga pertandingan nanti bisa menjadi hiburan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah