BLITAR – Tiket kereta api (KA) khusus angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sudah bisa dipesan. Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan 65.556 tiket untuk masyarakat yang ingin berlibur di momen Nataru.
Sesuai jadwal, KAI telah menetapkan masa angkutan Nataru mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Tiket KA sudah bisa dipesan sejak 1 Desember secara dalam jaringan (daring).
”Kami minta masyarakat segera mempersiapkan diri dan mengecek jadwal pemesanan tiket. Pesan tiket lebih awal agar memiliki lebih banyak alternatif perjalanan KA dan posisi tempat duduk,” kata Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, Kamis (11/12/2025).
Zainul menjelaskan, tiket KA periode Nataru bisa dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, dan seluruh kanal pemesanan tiket KA resmi lainnya. Tingginya animo pemesan tiket KA Nataru membuat KAI memberlakukan sistem antrean. Lewat sistem tersebut, pemesan diberikan perkiraan waktu tunggu.
Nah, ketika proses pemesanan, calon penumpang disarankan untuk tidak menutup jendela aplikasi agar tetap terhubung dengan sistem. Setelah tiba gilirannya, maka langsung diarahkan masuk ke sistem pemesanan dan melanjutkan proses pembelian tiket.
Adapun tiket KA Nataru yang disediakan oleh Daop 7 Madiun yakni KA jarak jauh dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun. Total tiket yang disediakan sebanyak 65.556 kursi. Di Blitar, ada tiga KA jarak jauh yang melayani keberangkatan dari Stasiun Blitar yakni KA Singasari, KA Brantas, dan KA Kahuripan.
Berdasarkan data dari Daop 7 Madiun, KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong (Kota Bandung) PP menjadi KA keberangkatan awal dari Daop 7 Madiun dengan pemesanan tiket tertinggi. Hingga pekan ini okupansinya sudah mencapai 135 persen.
”Disusul KA Bangunkarta kelas ekonomi relasi Jombang–Pasarsenen PP menjadi KA dengan pemesanan tinggi dengan okupansi sudah mencapai di atas 98 persen. Karena itu, segera rencanakan perjalanan dan pesan tiketnya,” ujarnya.
Zainul mengungkapkan, pemesanan tiket sangat dinamis dan terus berubah mengingat penjualan tiket masih dibuka hingga jelang keberangkatan KA. Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek secara berkala aplikasi pemesanan tiket. Dengan begitu, bisa mengetahui ketersediaan tiket sesuai perjalanan tujuan.(sub/c1) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah