BLITAR KAWENTAR - Upaya regenerasi atletik di Bumi Bung Karno terus dilakukan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Blitar.
Organisasi induk cabang olahraga atletik itu kembali menggenjot pencarian bibit atlet muda berbakat melalui kompetisi tingkat lokal sebagai langkah awal pembinaan menuju prestasi lebih tinggi.
Ketua PASI Kota Blitar, Nur Hidayat mengungkapkan, pencarian atlet potensial harus dilakukan secara tepat agar mampu mencetak calon-calon juara baru.
Salah satu strategi yang dinilai efektif adalah penyelenggaraan kompetisi rutin di tingkat daerah.
“Kompetisi menjadi wadah paling ideal untuk melihat kemampuan, mental bertanding, dan potensi dasar atlet,” ujarnya.
Beberapa waktu lalu, PASI bersama pihak terkait menggelar Kejurkot Atletik Pelajar se-Kota Blitar 2025 di Stadion Soeprijadi.
Kompetisi yang digelar pertengahan November itu mempertandingkan nomor lari untuk tiga kategori pelajar: SD, SMP, dan SMA. Total 520 peserta ambil bagian dalam nomor lari jarak 50 meter hingga 1.000 meter.
Menurutnya, kejurkot bukan sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi ajang penyaringan atlet yang memiliki nilai terbaik.
“Data sudah kami pegang. Atlet-atlet yang mencatatkan hasil bagus akan langsung kami masukkan dalam daftar pembinaan. Latihan terprogram akan diberikan untuk meningkatkan kemampuan mereka,” jelasnya.
Melalui pola pembinaan berjenjang, PASI berharap klub-klub atletik semakin aktif memoles atlet muda yang terpantau berpotensi.
Harapannya, para atlet dapat berkembang dan tampil di kompetisi level regional hingga nasional.
Baca Juga: Akhirnya, Bayi yang Dibuang di Blitar Kembali ke Orang Tua Kandung, Bagaimana Proses Hukumnya?
“Tujuan akhirnya, mereka bisa masuk skuad PASI Kota Blitar dan siap mewakili daerah. Kalau terus ditempa, bukan tidak mungkin tampil di kejuaraan nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (sub/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah