Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kelelahan, Puluhan Peserta Gerak Jalan Bakung–Lodoyo di Blitar Tumbang, Begini Kondisinya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Minggu, 14 Desember 2025 | 13:51 WIB
Ilustrasi gerak jalan Bakung-Lodoyo.
Ilustrasi gerak jalan Bakung-Lodoyo.

BLITAR KAWENTAR – Sebanyak 68 peserta harus mendapatkan penanganan medis akibat kelelahan saat. Hal itu diketahui usai mereka ikut, gerak jalan Tradisional Pramuka Bakung–Lodoyo 2025.

Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Blitar menyiagakan layanan kesehatan di sepanjang rute. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung. Hingga Sabtu (13/12) pukul 05.25 WIB.

“Berdasarkan data Dinas Kesehatan, ada 68 peserta yang menjalani observasi tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Blitar,” ujar Christine.

Dia melanjutkan, sembilan peserta di Puskesmas Wonotirto, sepuluh peserta di Puskesmas Suruhwadang, sembilan peserta di Puskesmas Kademangan, satu peserta di Puskesmas Sutojayan, serta satu peserta menjalani observasi di RSUD Srengat.

Christine menegaskan, seluruh peserta yang mendapatkan penanganan medis saat ini berada dalam kondisi stabil dan terus dipantau oleh tenaga kesehatan. Tidak ada laporan peserta yang mengalami kondisi gawat darurat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Christine Indrawati mengatakan, kesiapsiagaan tenaga medis sudah disiapkan sejak awal kegiatan. Mulai dari pendirian pos kesehatan di sejumlah titik, penempatan ambulans, hingga kesiapan rujukan ke rumah sakit.

“Kami menyiagakan tim kesehatan di sepanjang rute. Peserta yang mengalami kelelahan langsung mendapatkan penanganan dan dilakukan observasi sesuai kondisi,” ujar Christine.

Dia menjelaskan, sebagian besar peserta yang ditangani hanya mengalami kelelahan fisik akibat jarak tempuh dan durasi kegiatan yang cukup panjang.

Karena itu, penanganan medis dilakukan secara bertahap dan proporsional tanpa memerlukan tindakan lanjutan yang serius.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar juga terus melakukan koordinasi lintas sektor dengan panitia dan unsur terkait lainnya.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Gerak Jalan Tradisional Pramuka Bakung–Lodoyo 2025 berjalan aman, lancar, dan tertib hingga akhir kegiatan.

“Kami pastikan pelayanan kesehatan tetap siaga sampai seluruh rangkaian gerak jalan selesai. Keselamatan peserta menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.(jar/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Bakung Lodoyo #Balod #dinkes #puskesmas #dinas kesehatan kabupaten blitar #blitar #gerak jalan #pramuka #kelelahan