BLITAR KAWENTAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mempercepat penyiapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ini untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin maksimal.
Langkah ini menjadi fokus daerah untuk memastikan layanan makanan bergizi dapat diterima seluruh sasaran sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN).
Wali Kota Syauqul Muhibbin mengatakan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan pendirian dapur di setiap titik. Dia menilai koordinasi dengan Satgas MBG dan Korwil wilayah Blitar menjadi kunci agar proses di lapangan dapat berjalan tanpa hambatan.
“Saat ini sudah ada 11 dapur yang beroperasi dari rencana 36 dapur. Target kami, semester berikutnya semua titik dapur sudah bisa berjalan penuh,” ujarnya kepada Koran ini beberapa waktu lalu.
Mas Ibin, sapaan akrabnya, mengaku bahwa pelaporan progres dilakukan setiap bulan untuk memastikan data penerima manfaat tercatat akurat.
"Kami tetap terima laporan untuk progresnya," katanya.
Menurut dia, pemerintah juga siap mendampingi titik dapur yang masih dalam tahap persiapan. Pendampingan itu dilakukan untuk mengidentifikasi kendala, mulai dari perizinan hingga kesiapan operasional.
"Pendampingan ini agar layanan MBG tetap maksimal dan tidak tertunda terlalu lama," ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar sekaligus Sekretaris Satgas MBG, Dindin Alinurdin, memaparkan bahwa 32 ribu penerima manfaat sudah mendapatkan menu MBG dari dapur yang beroperasi.
Namun masih ada sekitar 22 ribu sasaran yang menunggu karena perluasan dapur masih berlangsung.
“Ada lima dapur yang sedang menyiapkan operasional. Sementara 18 titik lain masih menuntaskan proses verifikasi dan perizinan di BGN,” terangnya.(mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah