Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Laga Kedua Liga 4 Jawa Timur, PSBI Blitar Keok di Tekuk Persenga Nganjuk

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 16 Desember 2025 | 17:04 WIB

 

SENGIT: Laga Kedua Liga 4 Jawa Timur, PSBI Blitar harus Keok di Tekuk Persenga Nganjuk.
SENGIT: Laga Kedua Liga 4 Jawa Timur, PSBI Blitar harus Keok di Tekuk Persenga Nganjuk.

BLITAR – Laga panas tersaji pada laga terakhir Grup P Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026, Senin (15/12) sore. PSBI Blitar harus mengakui kemenangan Persenga Nganjuk dengan skor tipis 1–2.

Sejak awal pertandingan, permainan kedua kesebelasan cukup sengit. Adu strategi antarkedua pelatih menjadi penentu akhir dari pertandingan ini. Sayangnya, PSBI Blitar harus kebobolan di menit-menit akhir.

Kekalahan sempat dikhawatirkan oleh semua pihak, termasuk pelatih dan manajemen. Sebab, secara materi pemain lebih matang Persenga Nganjuk yang pemainnya banyak berpostur tinggi. Lalu, persiapan tim lawan lebih matang.

Meskipun begitu, PSBI Blitar sempat unggul lebih dulu ketika pemaim bernomor punggung 19 memasukkan bola ke gawang Persenga Nganjuk di menit 15. Dia adalah Akbar Khairat Ajiseno yang menendang bola dari luar kotak penalti ke pojok gawang Persenga Nganjuk.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama, karena pemain lawan, Ludi Pratama yang mendapatkan bola dari umpan silang pemain sayap. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh pemain nomor punggung 2, untuk memasukkam bola dari samping yang mengarah pojok kanan gawang PSBI Blitar. Skor imbang 1–1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan PSBI Blitar agak kendor. Beberapa kali Persenga Nganjuk berhasil memasuki pertahanan Singo Lodro, julukan tim Kabupaten Blitar itu. Syukurnya, kiper Aldy Dewantoro berhasil mengamankan bola.

Persenga Nganjuk terlihat mendominasi hampir 70 persen pertandingan. Meskipun begitu, PSBI Blitar sempat membuat peluang dan membahayakan gawang Persenga Nganjuk. Petaka PSBI Blitar datang pada menit 92, Koko Dwi menjebol gawang PSBI Blitar dan memastikan kemenangan bagi timnya. Hingga wasit meniup peluit panjang, Persenga Nganjuk mempertahankan keunggulannya.

Pelatih PSBI Blitar, Kurnia Patmedi mengakui, pemain-pemainnya banyak yang harus dievaluasi. Bahkan, secara mental harus dilakukan pembenahan. Terlebih pada lini belakang yang sering disatroni pemain Persenga Nganjuk, karena harus kebobolan di menit akhir.

Hal itu, membuat Kurnia berkaca-kaca saat ditemui usai pertandingan. Meskipun kalah, PSBI Blitar berhak lolos ke babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. “Dari segi permainan kami sebenarnya tidak kalah. Sebab, kami sempat beberapa kali menciptakan peluang,” pungkasnya. (jar/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#persenga nganjuk #Grup P Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur #psbi blitar #Laga #laga terakhir