BLITAR - Penghujung 2025 sudah didepan mata. Berbagai prestasi, program, dan kebijakan di sejumlah bidang berhasil diraih dan dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar di hampir sepanjang tahun.
Meski begitu, perjuangan untuk mewujudkan Kota Blitar yang Maju, Sehat, dan Sejahtera, Menuju Kota Masa Depan, masih panjang dan penuh tantangan. Terlebih tahun depan pemerintah daerah harus menghadapi kembali situasi kebijakan efisiensi anggaran yang cukup berat. Pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) membuat pemkot harus bekerja keras menyesuaikan sejumlah program kegiatan.
Meski begitu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin beserta wakilnya, Elim Tyu Samba, terus berupaya keras untuk mewujudkan visi dan misi kota demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. ”Intinya, kami berupaya untuk mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kami ingin masyarakat senang, nyaman, aman dan sejahtera,” ungkapnya kepada Koran ini Selasa (16/12/2025).
Sebagai pimpinan daerah, Mas Ibin, sapaan akrabnya, mengaku siap mendengar berbagai saran, kritikan, masukan hingga aspirasi masyarakat. Dengan mendengarkan suara warga dan turun langsung di lapangan, pemerintah hadir dan bisa mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.
“Dengan begitu, kami bisa tahu permasalahan apa yang terjadi. Genangan banjir di sejumlah titik ruas jalan, misalnya, tahun ini kami langsung tangani. Kemudian, revitalisasi gorong-gorong hingga normalisasi sungai dan lain sebagainya,” bebernya.
Menurut dia, mewujudkan aspirasi masyarakat merupakan tugas pemerintah, termasuk kepala daerah. Ketika aspirasi-aspirasi warga itu terealisasi tentu menjadi prestasi tersendiri. ”Terus terang, prestasi sebenarnya itu ya bisa merealisasikan apa yang memang dibutuhkan masyarakat. Seperti penanganan banjir, ketika sudah tidak ada lagi genangan, maka masyarakat bisa tenang dan nyaman,” ujarnya.
Terkait berbagai prestasi dan penghargaan yang diterima sepanjang tahun ini, jelas Mas Ibin, itu merupakan hasil kerja keras dari seluruh elemen masyarakat. Terpenting, bagaimana seluruh jajaran ASN di lingkup Pemkot Blitar berkomitmen untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan capaian prestasi di tahun berikutnya.
“Tentunya dengan prestasi-prestasi yang telah diraih sepanjang tahun ini menjadi kebanggaan kami. Namun itu hanya simbol. Yang paling penting itu bagaimana masyarakat turut merasakan dampak dan manfaatnya,” tegasnya.
Nah, di tahun depan atau 2026, masih ada sejumlah program yang harus dicapai. Namun, situasinya sedikit berat karena terjadi efisiensi anggaran besar-besaran sehingga dilakukan sejumlah penyesuaian agar program prioritas tetap berjalan.
Meski begitu, wali kota beserta seluruh jajaran di bawahnya optimistis bisa menghadapi tantangan di tahun depan. Program prioritas yang telah direncanakan tetap jalan, baik itu di bidang pendidikan, infrastruktur, perdagangan, hingga pariwisata.
”Di tahun ini, beberapa program baru dari kami sudah jalan seperti kencan SAE, car free day (CFD), kerja sama Blitar Trade Center (BTC) antardaerah, hingga mobil jenazah. Di tahun 2026 akan kami optimalkan lagi dan kami tambah program baru lainnya,” jelasnya.
Pada 2026, lanjut Mas Ibin, pemkot akan fokus pada peningkatan ekonomi masyarakat dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Meski di tengah efisiensi, pemkot berupaya keras agar roda perekonomian di masyarakat tetap bergerak melalui gelaran sejumlah event.
”Selain itu, di sektor pendidikan juga kami gelontorkan program beasiswa dan sektor kesehatan. Ada penanganan stunting dan masih banyak lagi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menyukseskan jalannya program-program pemerintah di tahun depan,” tandasnya. (sub/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah