Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sudah Masuk Akhir Tahun, Wali Kota Blitar Rajin Tinjau Progres Proyek Infrastruktur, Ini Temuannya

M. Subchan Abdullah • Rabu, 17 Desember 2025 | 17:09 WIB

 

Sudah Masuk Akhir Tahun, Wali Kota Blitar Rajin Tinjau Progres Proyek Infrastruktur, Ini Temuannya
Sudah Masuk Akhir Tahun, Wali Kota Blitar Rajin Tinjau Progres Proyek Infrastruktur, Ini Temuannya

BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar benar-benar memperhatikan persoalan saluran air dan sudetan. Selasa (16/12/2025), Wali Kota Syauqul Muhibbin langsung mengecek progres pekerjaan di empat titik saluran drainase-sudetan air.

Empat titik tersebut berada di kawasan Taman Kehati, sudetan aliran Jati Malang, depan Kolam Renang Sumber Udel, serta saluran di Jalan Anggrek.

Dalam tinjauan tersebut, Mas Ibin, sapaan akrab Wali Kota Syauqul Muhibbin, mengungkapkan bahwa persoalan utama saat ini berada pada saluran gorong-gorong di Jalan Anggrek. Karena, gorong-gorong tersebut dinilai terlalu sempit dan berada di bawah rel kereta api yang masuk dalam kewenangan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Saluran di bawah rel kereta api itu yang menjadi kendala utama. Ukurannya kecil sehingga tidak mampu menampung debit air secara optimal,” ungkapnya kepada Koran ini kemarin.

Pemkot Blitar, jelas Mas Ibin, akan segera berkoordinasi dengan pihak PT KAI melalui surat resmi agar dilakukan pelebaran saluran di bawah rel tersebut. Sementara itu, kondisi saluran di sisi lain dinilai relatif memadai dan hanya mengalami hambatan pada titik bawah rel.

"Kami akan bersurat ya kepada PT KAI, karena pembangunan drainase yang merupakan arah aliran air menuju Jalan Anggrek melewati rel kereta api," ujarnya

Dari hasil peninjauan, Mas Ibin menyebutkan bahwa empat titik tersebut secara umum masih berada pada jalur perencanaan. Namun, pada tahap awal, kapasitas saluran dinilai belum sepenuhnya mencukupi. “Untuk saat ini fokus kita di empat titik tersebut, yang dinilai paling berisiko,” akunya.

Meski demikian, terdapat beberapa titik lain yang sudah memungkinkan untuk dilakukan pemecahan debit aliran, khususnya di depan Kolam Renang Sumber Udel dan di sekitar Taman Kehati.

Untuk mendukung penanganan di empat lokasi tersebut, Pemkot Blitar telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. “Pembangunan dan pembenahan saluran direncanakan rampung pada tahun depan. Kami targetkan seluruh penanganan di empat titik ini bisa diselesaikan,” pungkasnya. (mg2/c1/ady) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#saluran air #Syauqul Muhibbin #sudetan #wali kota #Pemkot Blitar