BLITAR KAWENTAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar tak hanya mengebut beberapa infrastruktur strategis yang terkait dengan pelayanan, seperti perkantoran dan saluran air. Namun juga pembenahan pusat-pusat perdagangan, salah satunya proses pavingisasi di pasar loak di Jalan Kaca Piring.
Informasi yang diterima Koran ini, dinas yang membawahi pasar, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp 200 juta dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2025 untuk penataan paving tersebut.
Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto mengatakan, anggaran tersebut (Rp 200 juta, Red) digunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan area pasar, khususnya melalui pavingisasi pelataran parkir pasar sepeda tersebut.
“Anggarannya sekitar Rp 200 juta itu benar. Di P-APBD 2025 ini ada pembangunan atau pemeliharaan paving Pasar Loak Sepeda di Jalan Kaca Piring, berupa pavingisasi pelataran parkir,” ujarnya.
Menurut Parminto, pelataran parkir tersebut nantinya tidak hanya digunakan oleh pedagang Pasar Loak Sepeda, tetapi juga pavingisasi tersebut dapat menampung parkir pedagang Pasar Templek dan loak.
Dengan demikian, aktivitas perdagangan di kawasan tersebut diharapkan semakin lancar.
“Harapan kami, ini bisa menunjang kelancaran aktivitas pasar. Akses Jalan Kaca Piring tidak lagi terganggu setiap malam, karena sudah disiapkan tempat parkir yang representatif, lebih nyaman, dan aman,” jelasnya.
Tak hanya itu, dia menambahkan bahwa hingga saat ini progres pekerjaan tersebut telah mencapai sekitar 85 persen.
Dia menargetkan pekerjaan rampung pada awal pekan depan dan segera diserahkan dari pihak rekanan.
“Insya Allah pada Senin minggu depan sudah selesai. Jadi sebelum 25 Desember sudah bisa diserahkan kepada Pemkot Blitar oleh pihak rekanan,” pungkasnya.
Dia berharap dengan adanya penataan dan pavingisasi ini bisa semakin melancarkan proses transaksi. Serta pengunjung pasar tidak lagi terganggu dengan keterbatasan tempat parkir yang selama ini membuat sepanjang jalan macet.
“Harapan kami, para pengunjung pasar semakin nyaman. Dan tentu proses transaksi di pasar sepeda hingga Templek lebih mudah,” harapnya. (mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah