BLITAR KAWENTAR — Askab PSSI Blitar masih menunggu kepastian dari Asprov PSSI Jawa Timur terkait status tuan rumah pada putaran 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur.
Pada fase tersebut, PSBI Blitar akan bersaing dengan sejumlah tim kuat.
Wakil Ketua Askab PSSI Blitar, Prianto Akbar menyampaikan, calon lawan PSBI Blitar di babak 32 besar berasal dari beberapa daerah. Di antaranya, Persinga Ngawi, Persida Sidoarjo, dan Akor Jombang. Mereka merupakan tim kuat sehingga tidak mudah untuk melewatinya.
“Untuk lawan di putaran 32 besar nanti ada Persinga Ngawi, Persida Sidoarjo, dan Akor Jombang. Jadwal pertandingan rencananya 5, 7, dan 9 Januari 2026. Kami masih menunggu kabar PSSI Jatim untuk status tuan rumah,” katanya, Sabtu (20/12/2025).
Prianto sebenarnya telah mengajukan diri agar Kabupaten Blitar bisa menjadi tuan rumah pada babak 32 besar.
Namun hingga kini keputusan resmi dari Asprov PSSI Jatim masih belum diterima.
Prianto mendengar kabar bahwa yang berhak menjadi tuan rumah pada babak ini merupakan juara grup di 64 besar.
Hal itu tidak memenuhi syarat bagi PSBI Blitar. Sebab, tim ini hanya menjadi runner-up pada babak tersebut.
Meskipun begitu, askab masih berharap kabar baik dari Jawa Timur dan siap untuk menjadi tuan rumah lagi.
Baginya, dukungan suporter langsung yang menjadi pemicu semangat para pemain.
“Kami berusaha untuk bisa menjadi tuan rumah di 32 besar, tetapi masih menunggu informasi dan keputusan dari asprov,” jelasnya.
Meski kompetisi tengah memasuki masa jeda, persiapan tim tetap berjalan.
Skuad PSBI Blitar terus menjalani program latihan secara rutin untuk menjaga kondisi dan performa pemain.
Tidak hanya itu, mereka latihan empat sampai lima kali dalam seminggu.
Prianto juga menjelaskan format kompetisi pada fase lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur.
Mulai babak 32 besar hingga perempat final tetap menggunakan sistem grup, sama seperti penyisihan awal.
“Babak 32 besar, 16 besar, sampai 8 besar, semuanya masih pakai sistem grup. Yang sistem gugur hanya semifinal dan final,” pungkasnya(jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah