Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Lonjakan Penumpang Kereta Api Nataru di Stasiun Blitar Sudah Capai Ribuan

M. Subchan Abdullah • Senin, 22 Desember 2025 | 17:53 WIB
Lonjakan Penumpang Kereta Api Nataru di Stasiun Blitar Sudah Capai Ribuan
Lonjakan Penumpang Kereta Api Nataru di Stasiun Blitar Sudah Capai Ribuan

BLITAR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Stasiun Blitar menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas penumpang yang cukup signifikan.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan, lonjakan penumpang selama Nataru menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, termasuk di Stasiun Blitar.

“Volume penumpang yang tinggi selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api. Kami berkomitmen memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).

Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun hingga Minggu (21/12/2025), jumlah pelanggan yang berangkat dari Stasiun Blitar selama periode 18 hingga 21 Desember tercatat mencapai 8.185 penumpang. Angka tersebut menempatkan Stasiun Blitar di urutan keempat dengan dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun selama libur akhir tahun.

Urutan pertama ditempati oleh Stasiun Madiun dengan  23.440 pelanggan. Urutan kedua, Stasiun Kediri dengan 12.283 penumpang, dan Stasiun Jombang sebanyak 9.219 penumpang.

Sementara itu, khusus pada Minggu (21/12/2025), jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Blitar tercatat sebanyak 469 pelanggan. Tingginya angka keberangkatan ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan transportasi kereta api yang aman dan nyaman selama masa liburan.

Kemudian untuk pelanggan turun atau kedatangan, KAI Daop 7 Madiun telah mencatat 89.726 penumpang yang telah dan akan turun di stasiun-stasiun Daop 7 Madiun. Dengan jumlah penumpang turun terbanyak di Stasiun Madiun yaitu 25.366 penumpang dan Stasiun Kediri 12.761 penumpang.

Adapun KA keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun, antara lain KA Madiun Jaya, KA Brantas, KA Brantas Tambahan, KA Singasari, KA Kahuripan, dan KA Bangunkarta, jumlah pelanggan naik tercatat sebanyak 32.666 penumpang atau setara dengan 50 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 65.565 tempat duduk.

“Secara kumulatif, tingkat okupansi perjalanan KA selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 109 persen, dengan total 71.771 pelanggan telah dilayani,” beber Tohari.

Daop 7 Madiun mencatat masih tersedia 7.074 tempat duduk yang tersebar pada periode keberangkatan 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Untuk kelas eksekutif, tempat duduk masih tersedia di berbagai tanggal tersebut, sedangkan untuk kelas ekonomi masih tersedia pada tanggal 26, 30, dan 31 Desember 2025, serta 1 dan 2 Januari 2026.(mg2/c1/sub) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#pt kereta api indonesia (persero) #stasiun blitar #Daerah Operasi 7 Madiun #nataru #mobilitas masyarakat