Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tidak Seperti Daerah Tetangga, Pemkab Blitar Pilih Tiadakan Pesta Tahun Baru, Ini Alasannya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 23 Desember 2025 | 18:58 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

BLITAR KAWENTAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memastikan tidak akan menggelar keramaian terpusat pada malam pergantian tahun.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Bupati Blitar, Rijanto mengatakan, keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah daerah, forkopimda, serta jajaran muspika dalam beberapa pertemuan yang telah digelar.

“Beberapa hari lalu kami sudah bertemu dengan forkopimda dan muspika. Kami sepakat, pada malam tahun baru di Kabupaten Blitar tidak ada keramaian yang terpusat atau pesta tahun baru,” ujarnya.

Rijanto melanjutkan, Pemkab Blitar tidak melarang masyarakat untuk menyalakan kembang api secara mandiri dalam kelompok kecil. Hal itu dipersilakan selama dilakukan dengan swadaya dan tetap menjaga ketertiban.

Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi nasional yang tengah dilanda bencana alam. Beberapa daerah di Pulau Sumatera, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, dilaporkan mengalami banjir bandang dengan jumlah korban yang cukup besar.

“Situasi saat ini sedang prihatin. Banyak saudara kita yang menjadi korban bencana. Oleh karena itu, malam tahun baru seyogianya diisi dengan doa bersama di musala maupun tempat ibadah masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman menyebut, kondisi para korban bencana saat ini sangat memprihatinkan.

Selain keterbatasan bahan makanan, sejumlah daerah terdampak juga masih menghadapi kerusakan infrastruktur, gangguan kesehatan, hingga adanya korban meninggal dunia.

Untuk itu, masyarakat Kabupaten Blitar perlu menunjukkan solidaritas dengan mendoakan para korban agar segera diberikan pemulihan. Di sisi lain, doa juga dipanjatkan agar wilayah Kabupaten Blitar senantiasa dijauhkan dari bencana alam.

“Kita berdoa bersama agar saudara-saudara di Sumatera segera pulih. Kita juga berdoa supaya di Blitar diberikan kelancaran dan dijauhkan dari bencana,” katanya.

Menjelang perayaan Natal, kapolres berharap, umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman, penuh sukacita, dan kebahagiaan.

Dia juga menyinggung adanya sejumlah kegiatan hiburan yang digelar masyarakat pada malam pergantian tahun di berbagai kecamatan.

“Kami menghimbau, sebelum kegiatan hiburan dimulai, alangkah baiknya diawali dengan doa bersama untuk mendoakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” pungkasnya. (jar/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#pesta tahun baru #korban bencana alam #Kabupaten Blitar #bupati #Rijanto #Pemkab Blitar